Bom Solo, Gubernur Minta Tempat Wisata Waspada

"Kita juga butuh bantuan masyarakat, terutama untuk pengelola wisata untuk lebih mengecek lagi tempat wisatanya,"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 05 Jul 2016 14:52 WIB

Author

Eli Kamilah

Bom Solo, Gubernur Minta Tempat Wisata Waspada

Polisi menyisir jalan untuk mencari serpihan bom saat proses identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Mapolresta solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada pascaledakan bom bunuh diri di Markas Kepolisian Resor Kota Surakarta, Selasa (5/7), sekitar pukul 07.30 WIB. Masyarakat juga diminta tidak panik menanggapi aksi teror tersebut.

"Kewaspadaan pasti ditingkatkan. Tetapi pengamanan menjelang Syawal kita sudah meningkatkan di semua tempat. Ini bagian dari yang kita  kontrol juga," kata Ganjar kepada KBR, Selasa (5/7/2016)

Ganjar juga meminta seluruh penyedia tempat wisata melakukan pengawasan yang lebih ketat di tempat wisata mereka.

"Kita juga butuh bantuan masyarakat, terutama untuk pengelola wisata untuk lebih mengecek lagi tempat wisatanya," tutur Ganjar

Meski begitu, Ganjar yakin aksi teror ini tidak akan menganggu suasana liburan Idul Fitri masyarakat Jawa Tengah dan di luar Jateng.

Selain itu, Ganjar juga meminta kepada seluruh masyarakat supaya dengan cepat melaporkan kepada aparat yang berwenang jika menemukan atau mengetahui hal-hal di sekitar yang mencurigakan. Terutama terkait upaya tindakan teror yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Langsung laporkan saja kepada pihak aparat dan lembaga terkait seperti Babinsa, Lurah, Camat, Dandim, Kapolsek sampai Kapolres supaya bisa ditindaklanjuti," pungkasnya.

Pagi pukul 07.35 WIB terjadi ledakan bom bunuh diri di halaman Mapolresta Solo, Jawa Tengah. Informasi yang diperoleh KBR menyebutkan pelaku mencoba memasuki Mapolresta Surakarta dengan menggunakan sepeda motor. Ia sempat dihentikan oleh Provos, namun pengendara menyerobot masuk melalui penjagaan.

Tepat di depan bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), terdengar suara ledakan keras dari arah pelaku.

Baca juga: Teror Bom Solo 2016, Sepeda Motor Pelaku Hangus 


Editor: Rony Sitanggang  


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

RS di Jalur Gaza Kewalahan Tampung Pasien Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Kisah Pendamping Program Keluarga Harapan Edukasi Warga Cegah Stunting

Siapkah Sekolah Kembali Tatap Muka?

Eps8. Food Waste