Registrasi Muktamar NU Ricuh, Rombongan Kyai Bentrok Dengan Banser

Kericuhan diduga karena sikap kurang sopan salah satu petugas.

NUSANTARA | BERITA

Jumat, 31 Jul 2015 21:02 WIB

Author

Muji Lestari

Registrasi Muktamar NU Ricuh, Rombongan Kyai Bentrok Dengan Banser

Muktamar NU di Jombang (Foto: KBR/Sindu)

KBR, Jombang- Registrasi peserta Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur berlangsung ricuh. Hal itu lantaran salah satu rombongan kyai yang hendak mendaftar, terlibat bentrok dengan Banser yang bertugas menjaga lokasi hingga nyaris terjadi baku hantam. Salah satu peserta Muktamar, Zahrani mengatakan, bentrok tersebut dipicuh sikap kurang sopan dari Banser yang bertugas.

"Malah tadi saya ditarik-tarik oleh Banser ini, nggak boleh masuk malah anak-anak Banser kok berani dengan rombongan kami berjuang untuk umat ini, ya santun lah," kata Zahrani, Jumat (31/07/15).

Sementara, menurut beberapa sumber lain, kericuhan tersebut diduga ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh salah satu pihak. Dugaan mereka terkait adanya penolakan terhadap sistem AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) atau sistem penunjukan dan musyawarah mufakat yang dipakai dalam Mukmatar ke-33 ini.

Bahkan, kata mereka, hingga saat ini sudah sekitar 27 PWNU membuat dan mengirimkan surat tertulis penolakan AHWA terhadap PBNU. Pengamatan KBR, akibat kericuhan tersebut proses registrasi menjadi terhambat, meskipun telah berhasil diredam oleh sejumlah rombongan kyai lain. Pasca itu, ratusan personel polisi kemudian datang untuk membatu rekan mereka menjaga proses registrasi.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Sejumlah Kendala Vaksinasi Lansia

Kabar Baru Jam 8

Perkara Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika

Kabar Baru Jam 10