Puasa Plus Olahraga, Nilai Tambahnya Plus Plus

Gerakan sholat tarawih termasuk olahraga, lho, apalagi yang rakaatnya banyak. Tapi, kalau ditambah dengan jalan kaki, lebih oke lagi.

BERITA | PILIHAN REDAKSI | KLINIK

Rabu, 08 Jul 2015 13:08 WIB

Author

Eka Jully

Puasa Plus  Olahraga, Nilai Tambahnya Plus Plus

Ilustrasi Olahraga (foto: renovit-multivitamin.com)

Anda puasa hari ini? Rada lemas dan akhirnya malas berolahraga ya? Nah,hal tersebut kerap dijadikan alasan bagi seseorang untuk tidak olahraga saat bulan Ramadan. Padahal saat puasa kita tetap bisa fit dengan berolahraga lho.

Menurut dr. Rusbandi Sarpini,Sp.KO (Spesialis Kedokteran Olahraga), orang yang sedang menjalankan ibadah puasa itu, tetap perlu berolahraga. 

“Orang yang terbiasa olahraga, terus tidak olahraga selama 2 minggu saja, staminanya akan  menurun. Nah, untuk olahraga saat bulan Ramadan, waktunya diatur yang tepat, sebaiknya  sekitar 30 sampai 60 menit sebelum berbuka puasa. Supaya, begitu selesai bisa langsung minum dan makan makanan ringan,” ujarnya saat berbincang bersama KBR pada program Klinik KBR, Selasa (7/7/2015).

Ia menambahkan, saat puasa intensitas olahraga yang dilakukan  yang  ringan hingga sedang saja, jangan sampai mengeluarkan keringat yang banyak.

Olahraga yang bisa dilakukan saat puasa, kata Rusbandi, misalnya senam, jalan cepat, bersepeda, yoga, taichi, dan lari kecil atau jongging. Kegiatan ini bisa dilakukan sekitar 20-30 menit. Meski metabolisme saat  bulan puasa berbeda dari hari biasa, tapi menurutnya olahraga saat puasa akan menambah nilai plus.

“Puasa saja menyebabkan orang sehat, ditambah dengan olahraga yang juga menyehatkan, jadi puasa plus olahraga nilai plusnya lebih sehat lagi,” ujarnya. 

Lalu bagaimana jika saat puasa, kita ingin berolahraga di malam hari? Apakah boleh?

“Boleh saja," jawabnya.

"Olahraga setelah Tarawih juga boleh, tapi dihentikan 2 jam sebelum tidur. Kalau tidak, maka rasa kantuk akan hilang karena metabolisme tubuh sedang tinggi usai berolahraga. Padahal, kita harus cepat tidur agar terbangun tepat waktu saat sahur.”

Ia menambahkan, gerakan sholat Tarawih termasuk olahraga. Apalagi yang rakaatnya banyak. Meski begitu, Rusbandi menyarankan agar kegiatan tersebut ditambah dengan jalan kaki, supaya lebih optimal.  

Bagaimana dengan orang yang tak terbiasa berolahraga? Nah, kata Rusbandi, untuk orang yang tak terbiasa berolahraga sebaiknya konsultasi dulu ke dokter, agar disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kemampuan. Apalagi, jika orang tersebut mempunyai penyakit tertentu, ada gerakan yang tak boleh dipaksakan. 

“Jangan lupa, tetap melakukan pemanasan sebelum olah raga dan pendinginan sesudahnya. Pakaian  olahraga  juga pilih yang menyerap keringat. Sedangkan, model sepatu pilih yang cocok dengan jenis olahraganya,” pungkasnya.

Yuk, berolahraga!

Editor: Dimas Rizky


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18