Bagikan:

PDIP Akan Laporkan TVone ke Dewan Pers dan KPI

KBR, Jakarta - Partai PDI Perjuangan akan melaporkan TVone ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Itu menyusul tuduhan TVone telah memberitakan informasi bohong menyangkut partai belambang Banteng Moncong Putih itu.

BERITA

Kamis, 03 Jul 2014 08:19 WIB

PDIP Akan Laporkan TVone ke Dewan Pers dan KPI

PDIP, jokowi, prabowo

KBR, Jakarta - Partai PDI Perjuangan akan melaporkan TVone ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Itu menyusul tuduhan TVone telah memberitakan informasi bohong menyangkut partai belambang Banteng Moncong Putih itu.

Juru Bicara tim sukses pemenangan Joko Widodo - Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto menjelaskan pelaporan itu akan disampaikan, Kamis (3/7) siang ini. Mula-mula PDIP akan ke KPI, setelah itu akan ke Dewan Pers.

"Iya betul. Yang pertama kan kita akan ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia," jelas Hasto saat dihubungi KBR.

PDIP protes atas pemberitaan media milik politisi Partai Golkar, Aburizal Bakrie yang mengaitkan PDI Perjuangan dengan Partai Komunis Indonesia. Bahkan, kata Hasto, dalam berita itu disebutkan dirinya ditugaskan ke Tiongkok untuk menjalin kerjasama dengan Parai Komunis China. Kata dia itu bohong.

"Misal di sana saya disebutkan, saya dikirim ke China untuk kerjasama dengan Partai Komunis China. Itu framing yang diciptakan TVone, secara tidak sadar berita yang dijalankan secara sepihak. Itu akan megancam keutuhan berbangsa dan bernegara," jelas Hasto.

Dinihari tadi, massa relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menyambangi kantor stasiun televisi swasta TV One di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur dini hari tadi. Pemimpin Repdem yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu mengatakan, aspirasi kelompoknya telah diterima TV One untuk mengklarifikasi pemberitaan yang mengaitkan PDI Perjuangan dengan PKI.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ikhtiar Sorgum untuk Substitusi Gandum

Most Popular / Trending