Panwaslu Jombang Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Jelang masa tenang, ribuan atribut kampanye pasangan capres di Jombang, Jawa Timur ditertibkan Panitia Pengawas Pemilu, setempat.

BERITA

Sabtu, 05 Jul 2014 19:38 WIB

Author

Muji Lestari

Panwaslu Jombang Mulai Tertibkan Alat Peraga Kampanye

parpol, kampanye, Jombang

KBR, Jombang– Jelang masa tenang, ribuan atribut kampanye pasangan capres di Jombang, Jawa Timur ditertibkan Panitia Pengawas Pemilu, setempat.

Razia yang dilakukan sejak tadi malam itu berhasil menurunkan alat peraga kampanye berbagai ukuran yang dipasang ditempat yang tidak sesuai, yakni di taman kota dan pohon lindung. Ketua Panwaskab Jombang, Mohamad Mahrus mengaku telah mengirimkan surat rekomendasi kepada masing-masing tim sukses untuk menurunkan atribut kampanye tersebut, namun tidak ditanggapi.

“Rekomendasi yang telah kita berikan pada tanggal 2 Juli kemarin, ketentuannya memang sebetulnya tiap tim kampanye harus melakukan penertiban, masih dalam arti penertiban karena memang belum waktu habis masa kampanye. Kenyataan di lapangan kita melihat bahwa dari tim kampanye sendiri tidak ada yang melakukan penertiban. Yang jelas ini kan sanksi administrasi dimana KPU sebetulnya sudah memberikan teguran kepada tim kampanye masing-masing."

Ketua Panwaskab Jombang, Mohamad Mahrus menambahkan pihaknya juga serempak menertibkan atribut kampanye di seluruh kecamatan di Jombang, Jawa Timur. Dia menjamin pada masa tenang besok seluruh atribut kampanye sudah diturunka.

Penertiban yang dilakukan secara gabungan dengan satpol PP, Polisi dan KPUD setempat itu dibagi menjadi dua tim. Mereka menyisir seluruh jalan protokol dan sudut kota yang disinyalir banyak dimanfaatkan tim pemenangan memasang gambar pasangan capres mereka.


Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Inggris Perpendek Masa Karantina Turis Asing

Menggunakan Sains Data untuk Atasi Kemacetan di Jakarta

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Beda Nasib Serapan Insentif Usaha di Progam Pemulihan Ekonomi Nasional