KPU Pengumuman Presiden, Sejumlah Kantor Libur

Karyawan yang tetap masuk diminta lebih waspada.

BERITA

Selasa, 22 Jul 2014 10:24 WIB

Author

Citra Dyah Prastuti

KPU Pengumuman Presiden, Sejumlah Kantor Libur

Pemilu Presiden, pengumuman KPU

KBR, Jakarta - Sejumlah kantor meliburkan pegawainya sebagai langkah antisipasi bentrok yang mungkin muncul karena hari ini, Selasa (22/7) Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan pemenang Pemilu Presiden 2014. 


Salah satu kantor yang meliburkan karyawannya adalah sebuah perusahaan food & beverage asal Amerika Serikat. Menurut salah satu karyawannya, Natalia, ia menerima pemberitahuan lewat email dari HRD pada hari Minggu malam yang meminta seluruh karyawan untuk bekerja di rumah saja. 


“Di email itu disebutkan kalau tidak ada meeting yang urgent, sebaiknya bekerja di rumah saja. Department head diminta untuk menyuruh anak buah mereka kerja di rumah dan tidak lepas kontak dengan anak buah mereka,” jelas Natalia. 


Perusahaan multinasional seperti tempat Natalia bekerja menjalin kerjasama dengan perusahaan penyedia jasa keamanan yang rutin memberikan informasi soal situasi keamanan di lapangan, seperti jika ada agenda unjuk rasa, banjir, dan sebagainya. “Biasanya HRD hanya mem-forward email dari perusahaan jasa keamanan itu, tapi kali ini emailnya berbeda. Mereka tulis sendiri emailnya,” kata Naning. Ia menduga ada informasi yang dikhawatirkan bisa membuat karyawan panik sehingga pihak HRD tidak mem-forward email seperti biasanya. 


Di hari Minggu itu, tidak hanya email dari HRD yang masuk ke inbox seluruh karyawan di perusahaan F&B ini. “Ada juga email dari Public Affairs Director, tapi ini hanya forward email dari perusahaan jasa keamanan, berisi pengalihan lalu lintas, supaya kita menghindari jalan sekitar KPU dan sebagainya.”


(Baca: Siapapun Pemenangnya, Itulah Presiden Kita


Sebelumnya beredar juga pesan yang disebut berasal dari BCA yang meminta seluruh karyawannya supaya tidak panik dalam menghadapi pengumuman pemenang Pilpres oleh KPU sore nanti jam 16.00 WIB. Pesan berbahasa Inggris ini mengatakan kalau Pemerintah sudah meningkatkan keamanan untuk menyambut agenda penting ini, tapi setiap orang diminta untuk tetap waspada. “Hindari tempat umum dan berkumpul untuk sementara waktu,” seperti tertulis di pesan itu. 


Sejumlah area dikategorikan sebagai “red zone” atau kawasan yang rawan yaitu Monas, Bundaran HI, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), kantor Bawaslu, Tugu Proklamasi, kantor Gerindra, kantor PDI Perjuangan, dan kompleks MPR-DPR. 


“Pastikan batere ponsel Anda penuh sebelum meninggalkan rumah setiap hari sepanjang pekan ini sampai situasi benar-benar normal,” lanjut isi pesan tersebut. Jika ada pergerakan massa, setiap karyawan BCA diminta untuk tidak mencari tahu dan mencari tempat teraman seperti hotel atau gedung perkantoran, tapi tidak disarankan ke supermarket atau mall. 


“Kami telah menyiapkan persediaan makanan di kantor untuk berjaga-jaga tidak bisa meninggalkan kantor seperti biasanya.”


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Korea Utara Melarang Kedatangan Turis Mancanegara Demi Melindungi Penduduknya Dari Virus Corona