Bagikan:

Sirkus Hidung Merah, Belajar Menjadi Lebih Baik dan Bernilai

Belajar kadang jadi hal yang membosankan ya Sobat Teen.. Tapi gimana kalau belajar sambil melakukan hal yang menyenangkan?? Pasti asyik tuhh. Nggak bakal ngebosenin lagi, dan ini juga yang bisa kita tiru dari Sirkus Hidung Merah.

Jumat, 19 Jul 2013 14:34 WIB

Author

Nurika Manan

Sirkus Hidung Merah, Belajar Menjadi Lebih Baik dan Bernilai

sirkus hidung merah, belajar, anak, kreatif

Belajar kadang jadi hal yang membosankan ya Sobat Teen.. Tapi gimana kalau belajar sambil melakukan hal yang menyenangkan?? Pasti asyik tuhh. Nggak bakal ngebosenin lagi, dan ini juga yang bisa kita tiru dari Sirkus Hidung Merah. Sobat Teen di kawasan Cilincing, Jakarta Utara ramai-ramai saling menyemangati satu sama lain untuk bisa semangat sekolah lagi. Mereka juga dibantu sama kakak-kakak dari Yayasan Hidung Merah lho. Selain diajarin sirkus, Sobat Teen yang tergabung di “Sirkus Hidung Merah” itu juga belajar bahasa inggris. Mau tahu gimana serunya mereka belajar? Kita simak aja yuk Cerita Kita yang disusun Kak Nurika Manan.

Wah, temen-temen kita semangat banget belajarnya. Tau ngga Sobat Teen, mereka sedang belajar sirkus sama bahasa Inggris loh! Mereka ini teman-teman kita yang tinggal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara dan sebagian besar putus sekolah karena masalah ekonomi. Sobat Teen yang sehari-harinya memulung dan mengupas kerang itu, sekarang rutin belajar sirkus dan bahasa Inggris sama kakak-kakak dari Yayasan Hidung Merah.

 ”Kita ada dua kelas. Kelas 1, jadi kelas 1 itu kelas yang paling tinggi. Dia yang paling lama dan yang sirkusnya uda lumayan, paling jago lah kalau di hidung merah . Itu tadi dia jam pertama main sirkus, setelah sirkus, mereka pindah kelas untuk belajar bahasa inggris. Dan switch yang kelas 2 pindah ke sirkus,” cerita  Kak Dedi, salah satu pengajar di Yayasan Hidung Merah.

Yayasan Hidung Merah ini Sobat Teen, didirikan sama Kak Dan Roberts, seorang berkebangsaan Amerika. Awalnya sih Kak Dan ini iseng-iseng aja menghibur di kawasan Cilincing dengan bermain sirkus. Kak Dan emang jago main sirkus! Nah, ternyata Kak Dan lama-lama ngeliat, banyak temen-temen yang putus sekolah dan memilih kerja. Dari sinilah Kak Dan ngajak beberapa temennya untuk membentuk Yayasan Hidung Merah, Tujuannya untuk memacu semangat temen-temen kita kembali sekolah lewat sirkus.

Wah, keren kakak-kakak!

Dimulai dari ngumpul-ngumpul dan belajar sirkus, sedikit demi sedikit, keinginan temen-temen kita buat sekolah mulai dibangkitkan lagi. Kak Nino yang ngurusin akademik di Yayasan Hidung Merah bilang, kakak-kakak di Yayasan Hidung Merah ngga brenti ngasi semangat ke temen-temen kita.

 “Jadi sirkus ini sebenarnya hanya sebagai motor awal dari usaha kita untuk membawa mereka kembali tertarik ke dunia pendidikan. Supaya kita bisa memasukkan nilai-nilai pendidikan, tertarik dengan pendidikan, pertama kita harus buat mereka senang, enjoy dengan kegiatan-kegiatan mereka. Jadi di situlah arts programme, sirkus, teater dan segala macam itu masuk sambil kita memberikan input-input positif tentang pendidikan. Mengenai apa saja yang bisa mereka dapat. Dan segala proses panjang itu sampai mereka menjadi sesuatu di kemudian hari itu selalu kita beri ke mereka,” kata Kak Nino

Perjuangan itu sudah membuahkan hasil nih Sobat Teen. Beberapa temen kita yang kembali sekolah, kata Kak Nino, dapat ranking di sekolahnya. Wah, hebaatt!

Selain semakin jago di sekolah, Sobat Teen di Yayasan Hidung Merah ini juga sudah ada yang dikirim belajar sirkus ke luar negeri lho. Wowwww!! Kata Kak Dedi dari Yayasan Hidung Merah, ini untuk mendidik temen-temen lebih profesional.

“Kita pengen dia belajar di sana (luar negeri) selama waktu yang akan dia dapat, buat nantinya dia bisa bantu teman-temannya yang ada di sini, ajarin adik-adiknya di sini dan hibur tetangga-tetangganya di sini. Kalau dia mau dan punya kesempatan, dia akan menjadi professional sircus performance. Kalau dia mau jadi sircus performance di luar negeri, kita bantu dengan link-link yang kita punya,” ujar Kak Dedi.

April ini, giliran Sobat Teen kita, Wawan yang berangkat ke Amerika untuk belajar sirkus. Gimana rasanya Wan?

“Seneng banget, karena kakak-kakaknya pada baik-baik. Apalagi ada guru-guru yang baru datang, jadi tambah baru lagi permainan sirkusnya. Wawan dapet akrobat, juggling trus bahasa inggris, ama yang lain-lainnya juga. Yang paling menarik buat Wawan apa? Yang paling menarik buat Wawan itu, acrobat. Saya senang di situ, karena adegannya ekstrim-ekstrim,” kata Wawan.

Desi, siswa kelas 1 SMK PGRI 11 Jakarta ini pernah dikirim ke Thailand untuk memperkaya keterampilan sirkusnya loh Sobat Teen! Hebat ya! Sekarang, kamu punya harapan apa Des di Yayasan Hidung Merah?

“Di sini kita dapat pengalaman baru trus juga bisa belajar banyak. Pengennya sih di sini terus, soalnya kegiatannya menarik. Harapannya supaya muridnya tambah banyak, trus punya gedung baru,” kata Desi penuh harap.

Widiiihhh, meski sempet putus sekolah tapi semangat Sobat Teen ini patut diacungi jempol! Sekarang, mereka nggak cuma belajar di sekolah, tapi juga mengasah ketrampilan lainnya. Ayo Sobat Teen, jangan mau kalah dooong sama mereka. Udah banyak contoh nih membuktikan, bahwa keterbatasan itu sama sekali bukan jadi penghambat untuk menciptakan prestasi dan meraih cita-citaaaa!! Setuju?!

 Cerita Kita kali ini disusun sama Kak Nurika Manan, saya Kak Yulie.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih