Orangtua Tempat Paling Tepat Untuk Bertanya Seputar Kesehatan Reproduksi

Masa remaja adalah masa yang indah. Banyak yang bilang begitu loh sobat teen. Hayoo, ngakuu deh!

Kamis, 18 Jul 2013 11:51 WIB

Author

Dede Riani

Orangtua Tempat Paling Tepat Untuk Bertanya Seputar Kesehatan Reproduksi

kesehatan reproduksi

Masa remaja adalah masa yang indah. Banyak yang bilang begitu loh sobat teen. Hayoo, ngakuu deh! Heheee.. Soalnya nih, masa remaja banyak perubahan yang dialami. Mulai dari perubahan fisik sampai psikologi.

Risiko yang dihadapi remaja juga luar biasa. Mulai dari masalah kesehatan reproduksi, seksualitas, kasus kehamilan di luar nikah, kekerasan masa pacaran, aborsi, dll.

Apalagi Kemajuan teknologi dan informasi di Indonesia pun terus bergerak cepat. Hmmm, tapi apa iya pola pendidikan orangtua ke anak dan remaja juga berubah? Misalnya, ya informasi seputar kesehatan reproduksi dan seksualitas.

Kayaknya dua hal tersebut masih tabu untuk dibicarakan deh. Nah akibatnya, remaja justru mendapat informasi dan sumber yang salah. Ujung-ujungnya mereka terjerumus.

Kesehatan reproduksi adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Ini enggak semata-mata bebas dari penyakit atau kecatatan ya sobat teen, tapi juga sehat secara mental.

Hmmm, kalau begitu kita harus tepat dong ya memilih sumber informasi dan ke siapa kita meminta informasi. Kalau sobat teen gimana?

Berbagai yuk di Apa Kata Kita:

Paling tepat dan asyik mencari informasi soal kesehatan reproduksi ke siapa ya?

Beberapa pendapat sobat teen:


Ani, di Klaten: Teenvoice, ya ke mama dong. Kalau aku kebetulan sama mama ku dekat sekali. Jadi aku bisa tanya segala ke hal ke mama. Kalau ke teman kan belum tentu betul.

Gina, di Jakarta: Teenvoice, biasanya kalau ngobrolin soal seks dan kesehatan reproduksi sama tema-teman. Lalu cari-cari deh di internet.

Delima, di Pekanbaru: Teenvoice, kalau di sekolah kesehatan reproduksi juga dibahas. Masuk di pelajaran Biologi. Nah di sini nih, biasanya teman-teman dan aku di kelas, bertanya sama guru.

Bima, di Jambi: Teenvoice, paling asyik dan tepat ya ke orangtua. Tapi masih malu-malu juga sih tanya soal kesehatan reproduksi. Tapi daripada bikin malu nanti, mending tanya aja. Sama orangtua sendiri. Hehehehe

Wening, di Denpasar: Teenvoice, di sekolah ku ada UKS “Unit Kesehatan Sekolah” Di tempat ini kita-kita dikasih tahu soal berbagai macam informasi kesehatan. Termasuk juga kesehatan reproduksi. Bagaimana cara menjaga dan merawat alat reproduksi kita supaya tetap sehat.

Kinanti, di Makassar: Teenvoice, kalau aku berbagai sarana dan akses informasi yang terkait dengan kesehatan reproduksi coba aku cari. Misalnya, cari di internet, atau di pelajaran di sekolah kan juga ada. Lalu kalau masih kurang paham juga ya aku tanya ke ibuku atau ke guru ku.

Terima Kasih sudah ikutan Apa Kata Kita. Untuk kali ini yang beruntung dapat bingkisan dari Teenvoice, Kinanti, di Makassar.

Selamat ya, Kinanti.

Kepingin dapat bingkisan menarik juga? Simak terus ya kuis Apa Kata Kita melalui siaran buletin Teen Voice di radio jaringan KBR68H kesayangan mu atau Simak pertanyaannya melalui twitter, facebook dan website www.portalkbr.com/TeenVoice.

Lalu kirim pendapat kamu via sms ke 0812 118 8181 atau twitter di @teenvo1ce. Jangan lupa I nya diganti angka 1 ya! Awali dengan Teen Voice. Atau bisa juga lewat email ke teenvoice68h@gmail.com. 


Kalau kirim lewat email, ada bagusnya juga sekalian kirim fotomu yah. Biar nampang di website ini. Mau dong?

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

RS di Jalur Gaza Kewalahan Tampung Pasien Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Kisah Pendamping Program Keluarga Harapan Edukasi Warga Cegah Stunting

Siapkah Sekolah Kembali Tatap Muka?

Eps8. Food Waste