Mari Menyanyi Lagu Anak

Coba sebut apa saja lagu anak yang saat ini lagi naik daun? Hmmm, pasti bingung nih jawabnya.

Kamis, 18 Jul 2013 14:54 WIB

Author

Dede Riani

Mari Menyanyi Lagu Anak

Lagu Anak

Coba sebut apa saja lagu anak yang saat ini lagi naik daun? Hmmm, pasti bingung nih jawabnya. Tidak salah juga kalau bingung menjawabnya. Karena sepeninggal AT Machmud, Pak Kasur dan Ibu Kasur lalu juga Ibu Soed sudah tak ada lagi komposer berkelas nasional yang bisa menggebrak lagu anak-anak.

Beruntung ada Sherina dan Tasya yang mengingatkan kembali lagu anak-anak jaman dulu. Ada yang judulnya ”Kembali ke Sekolah” dan ”Bintang Bintang”.

Nah biar lagu anak tetap ada dan bermunculan yang baru-baru. Kita juga tidak menyanyi lagu Ayu Ting Ting melulu, pasti sobat teen punya cara dong!

Berbagi di Apa Kata Kita yuk:

Bagaimana caranya supaya lagu anak bangkit lagi?

Beberapa pendapat sobat teen:

Fairus, di Jakarta: Teenvoice, para pembuat lagu ayo dong berlomba-lomba nyiptain lagu anak. Jangan melulu lagu orang dewasa.

Yotegar Ramadhan, di Leuwiliang: Teenvoice, kembalikan lagu anak pada kunci nada sederhana, lirik mudah dimengerti. Seperti; Pelangi-Pelangi, Ambilkan Bulan Bu, Balonku, dll.

Melisa, di Makassar: Teenvoice, ya kita sebagai anak-anak mesti nikmati lagu anak-anak. Pilah-pilih lagu. Boleh dengar lagu dewasa, tapi ya untuk tahu saja. Ayo mari kita dendangkan lagu anak-anak ”Kring-kring ada sepeda, sepeda Ku roda dua..” Yihaa…

Valent, di Palangkaraya: Teenvoice, kayaknya papa dan mama harus ikut mendengarkan lagu anak. Biar kita juga ikut mendengarkan.

Nana, di Bekasi: Teenvoice, kampanye besar-besaran dong, semangatnya adalah mengembalikan hak kami untuk bisa mendengarkan dan tersedia lagu anak-anak yang keren.

Lili, di Lampung: Teenvoice, diadain lomba menyanyi lagu anak tingkat nasional saja. Wah, pasti asyik nih. Jadi bangkit lagi deh lagu anak.

Andre, di Jakarta: Teenvoice, semua harus ikut bergerak bersama supaya lagu anak menjadi bangkit dan jaya kembali. Musisi, penyayi, kita-kita, pemerintah harus sama-sama mengkampanyekan pentingnya lagu anak.

Hari, di Gorontalo: Teenvoice, setiap hari sebelum belajar di sekolah dimulai dengan menyanyi lagu anak-anak dulu. Keren kan usul ku ini.

Muhammad Shobirin, @mushobi: Teenvoice, simpel sebenarnya. Anak-anak harusnya nyanyiin lagu anak-anak. Jangan lagu orang dewasa. Belum saatnya. Anehnya, ajang pencarian bakat di TV malah menyuguhkan anak yang menyanyikan lagu dewasa. Anak jadi sirkus. Tontonan.

Terima kasih sudah ikutan Apa Kata Kita.  Terima Kasih juga, sudah berbagai pendapat di Apa Kata Kita. Nah untuk kali ini yang beruntung dapat bingkisan dari Teenvoice, Yotegar Ramadhan, di Leuwiliang.

Selamat ya Yotegar Ramadhan.

Kepingin menang juga? Simak terus ya kuis Apa Kata Kita melalui siaran buletin Teen Voice di radio jaringan KBR68H kesayangan mu atau Simak pertanyaannya melalui twitter, facebook dan website www.teenvoice.co.id.

Lalu kirim pendapat kamu via sms ke 0812 118 8181 atau twitter di @teenvo1ce. Jangan lupa I nya diganti angka 1 ya! Awali dengan Teen Voice. Atau bisa juga lewat email ke teenvoice68h@gmail.com.  Kalau kirim lewat email, ada bagusnya juga sekalian kirim fotomu yah. Biar nampang di website ini. Mau dong?

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Mr. Spock dan Homer Simpson: Dinamika Perilaku di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 7

Belenggu Korban Pelecehan Seksual

Kabar Baru Jam 8

Longgar Bikin Lengah?