Kata "Boston" dan "Help" Merajai Twitter

Apapun yang terjadi di kehidupan sehari-hari ternyata berimbas di kehidupan maya seperti di Twitter.

Kamis, 18 Jul 2013 18:28 WIB

Author

Sayulidewi

Kata

Jejaring Sosial, Twitter, Tragedi Bom Boston

Apapun yang terjadi di kehidupan kita pasti akan berimbas ke Twitter. Tidak percaya? Coba deh sobat teen mengetik kata Boston di Twitter. Yakin, bakalan banyak sekali bermunculan di situs Micro Blogging ini.Hal ini terutama setelah kejadian tragedi peledakan bom yang mengerikan pada Senin (15/4) di Boston.


Tragedi yang ramai dibicarakan orang ini juga ramai dibicarakan di Twitter. Ada banyak pengguna yang bertanya maupun memberikan informasi mengenai kejadian pemboman ini.


"Ketika sebuah kejadian besar terjadi di dunia ini, hal itu akan juga berimbas ke Twitter", kata Vice President Consumer Product Twitter, Michael Sippey.


Menurut Sippey, akibat tragedi ini bahkan penyebutan kata "Boston" meningkat tajam hingga 20 ribu persen di Twitter. Wowww, banyak sekali ya?


Kalau sobat teen coba melongok situs ini, maka tidak mengherankan jika kemudian kita bisa menemukan Twitter dipenuhi oleh informasi seputar peledakan yang menggegerkan Amerika Serikat ini.


Untuk itu, bisa dikatakan Twitter turut berperan besar dalam menyebarkan berbagai informasi tentang peristiwa kemarin, menurut Sippey.


"Jika Anda sedang mencari kata 'Boston' kemarin, Anda akan mendapatkan beragam informasi yang berguna. Ini juga merupakan konten terbaik di Twitter," katanya.


Selain kata Boston, kata help alias 'tolong' juga meningkat tajam penggunaannya di Twitter.  Kata itu sepertinya digunakan untuk turut membantu memberikan informasi melalui dunia maya.  (Mashable)


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

KPK Serukan Penerapan Sertifikasi Sistem Manajemen Antisuap