Es Batu di KFC Beijing Lebih Kotor Dibanding Toilet

Bulan puasa seperti ini, minum es saat berbuka sepertinya nikmat sekali ya! Eh tapi periksa dulu deh es batunya, bersih enggak?

Rabu, 24 Jul 2013 16:44 WIB

Author

Ratih Cahaya

Es Batu di KFC Beijing Lebih Kotor Dibanding Toilet

es batu, KFC, Mcdonald, Cina, kotor

Bulan puasa seperti ini, minum  es saat berbuka sepertinya nikmat sekali ya! Eh tapi periksa dulu deh es batunya, bersih enggak? Jangan-jangan nanti mengandung bakteri seperti di Cina ini.


Sobat teen, es batu di sejumlah restoran di Cina ditemukan mengandung bakteri. Bahkan di KFC Beijing China dikabarkan es batunya mengandung bakteri 13 kali lebih banyak dibanding bakteri di toilet! Pada es batu tersebut ditemukan memiliki 900 koloni bakteri pembentuk dalam tiap mililiternya.


Temuan ini dikabarkan oleh media resmi pemerintah Cina berdasarkan hasil penelitian seorang wartawan China Central Television (CCTV). Ia menguji es batu dari berbagai gerai makanan di Beijing, termasuk KFC, McDonald, dan Chinese Chain Kungfu. Hasilnya restoran KFC adalah yang paling buruk dengan 900 bakteri. Sedangkan McDonald 120 bakteri. Namun itu tetap melewati batas nasional, yakni 100 Colony Forming Unit (CFU). Semakin banyak bakteri berarti semakin besar jumlah parasit yang menyebabkan penyakit seperti disentri dan diare.


Banyak faktor yang menyebabkan es batu itu terkontaminasi. Contohnya, mesin es yang kotor, prosedur sterilisasi yang buruk, pengamanan pangan yang longgar, hingga pegawai yang tidak suka mencuci tangan.


Laporan ini bukanlah yang pertama kali  yang menyorot soal kotornya makanan di gerai makanan siap saji. Pada 2006, seorang gadis 12 tahun bernama Jasmine mengumpulkan es dari restoran-restoran siap saji di South Florida untuk penelitian sekolah. Ia menemukan 70% dari es batu itu lebih kotor dari air toilet! (nydailynews)

Editor: Vivi Zabkie

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Mr. Spock dan Homer Simpson: Dinamika Perilaku di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 7

Belenggu Korban Pelecehan Seksual

Kabar Baru Jam 8

Longgar Bikin Lengah?