covid-19

Pasien Covid Luar Banjiri RS di Solo, Pemkot Minta Daerah Lain Kendalikan Kasus

"Kan tidak bisa di Solo saja, semua kabupaten/kota harus meningkatkan pengendalian kasus,"

BERITA

Selasa, 08 Jun 2021 11:35 WIB

Pasien Covid Luar  Banjiri RS di Solo, Pemkot Minta Daerah Lain Kendalikan Kasus

Ilustrasi: Vaksinasi COVID-19 tahap kedua kepada pedagang di Pusat Grosir Solo (PGS), Jateng, Jumat (21/5). (Antara/Mohammad Ayudha)

KBR, Solo-  Pemerintah Kota Solo, Jawa Tengah berharap pemerintah daerah lain ikut mengendalikan lonjakan kasus covid-19 yang terjadi. Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Solo, Siti Wahyuningsih beralasan,    pasien   dari berbagai daerah zona merah yang dirujuk ke sejumlah runah sakit di Solo terus mengalir.

Siti berharap ketersediaan ruang khusus covid dihitung dengan cermat sesuai potensi kejadian dan jumlah penduduk.

"Pasien covid warga Solo ya masih ada. Sebagian besar pasien rujukan dari daerah lain. Saya dalam melayani masyarakat kan tidak boleh membedakan dari mana asal daerahnya. Artinya dalam menangani lonjakan kasus ini, hulunya ya terus digarap. Kan tidak bisa di Solo saja, semua kabupaten/kota harus meningkatkan pengendalian kasus," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Solo, Siti Wahyuningsih.

Siti melanjutkan, "Paling tidak hitung dulu populasi jumlah penduduk, angka kesakitan, artinya harus menyediakan bed pasien covid berapa? Positive rate berapa? Gejala sedang dan berat, potensi masuk ICU, itu cara hitung rumah sakit. Kalau jumlah penduduk besar tapi ketersediaan bed pasien covid kecil ya akan meluap atau meluber ke mana-mana, luar daerah. Pelajaran yang baik adalah kasus lonjakan covid di Kudus. Masyarakat dan pemda belajar dan ambil hikmah dari sana."

Hingga saat Solo menampung berbagai pasien covid 19 dari berbagai daerah antara lain Kudus, Wonogiri, Sragen, hingga sejumlah kabupaten di Jawa Timur.

Tingkat keterisian ruang intensif khusus ICU dari 100 unit di 19 rumah sakit rujukan covid 19 di Solo mencapai 75 persen. Data Dinkes Solo per  7 Juni 2021 pasien covid yang dirawat di 19 rumah sakit rujukan di Solo, sebanyak 18 merupakan warga setempat,  dan sisanya hampir 60 pasien berasal dari luar daerah. 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Akses Pendidikan untuk Asa Masa Depan Anak Pemulung

Kabar Baru Jam 8

Menteri Nadiem hendak Basmi Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan

Kabar Baru Jam 10