Persiapan Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Siapkan 2 Pilihan bagi Pemudik

"Jadi pemudik bisa memilih mau pulang lebih awal menggunakan one way, atau pulang lebih akhir menggunakan diskon."

BERITA , NASIONAL

Senin, 03 Jun 2019 17:26 WIB

Author

Dian Kurniati

Persiapan Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Siapkan 2 Pilihan bagi Pemudik

Antrean kendaraan pemudik menuju Tasikmalaya-Ciamis dan Jawa Tengah melintas di Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (3/6/2019). (Foto: ANTARA/ Agung Rajasa)

KBR, Jakarta - PT Jasa Marga menyarankan pemudik dari wilayah timur Pulau Jawa tak menunggu puncak arus balik untuk kembali ke DKI Jakarta dan sekitarnya.

Juru bicara PT Jasa Marga Irra Susiyanto mengatakan, pemudik bisa kembali lebih awal atau lebih akhir agar tak terjebak kemacetan panjang di jalan tol. Ia menuturkan, puncak arus balik diprediksi jatuh pada H+3 Lebaran atau 8 Juni 2019.

Irra mengungkapkan, Jasa Marga punya dua alternatif. Pertama bakal memberlakukan rekayasa jalur satu arah atau one way di jalan tol pada 7, 8, dan 9 Juni 2019. Sementara pada tiga hari setelahnya, Jasa Marga akan menyiapkan diskon tarif tol sebesar 15 persen.

"Jadi pemudik bisa memilih mau pulang lebih awal menggunakan one way, atau pulang lebih akhir menggunakan diskon," tutur Irra saat dihubungi KBR, Senin (3/6/2019).

"Jadi ada pilihan, dan kami berharap dengan pilihan itu, distribusi lalu lintas arus baliknya lebih baik. Karena arus mudik harinya bisa terpecah banyak, sedangkan kalau arus balik cuma tanggal 7, 8, dan 9. Karena tanggal 10 mulai masuk kerja," tambahnya lagi.

Baca juga:

Irra mengatakan, diskon tarif 15 persen tersebut diberlakukan pada 10, 11, dan 12 Juni 2019. Dengan strategi tersebut, Jasa Marga berharap lalu lintas arus balik bisa terbagi menjadi beberapa hari setelah Lebaran. Sehingga tak hanya menumpuk pada akhir pekan.

Irra berkata, kepolisian dan Jasa Marga telah merencanakan sistem one way pada 7, 8, dan 9 Juni 2019. Ia memperkirakan, jalur one way akan dimulai dari Pintu Tol Kalikangkung Semarang hingga Cikampek.

Dia pun mengklaim, Jasa Marga sudah siap menjalankan sistem tersebut, dengan menambah rambu serta marka jalan. Selain itu juga menempatkan banyak petugas di titik rawan kemacetan dan kecelakaan.



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia