Pasca Lebaran, Karawang Kedatangan Seribu Pendatang

Setiap pendatang diberi batas waktu tinggal di Karawang selama 2 tahun.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 11 Jun 2019 14:09 WIB

Author

Adi Ahdiat

Pasca Lebaran, Karawang Kedatangan Seribu Pendatang

Suasana Jalan Lintas Tanjungpura, Klari, Karawang, Jawa Barat, saat libur lebaran (6/6/2019). (Foto: ANTARA/M Ibnu Chazar/hp)

KBR, Karawang - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memperkirakan wilayahnya akan menerima tambahan warga pendatang pasca lebaran.

Sejak Januari hingga awal Juni 2019 sudah ada 10.625 warga pendatang di Kab. Karawang. Dan setelah arus balik mudik, diperkirakan ada penambahan 10 persen atau sekitar seribu orang.

"Penambahan penduduk selalu terjadi setelah Lebaran," kata Yudi saat gelaran operasi simpatik dokumen kependudukan di Terminal Klari, Karawang, kepada Antara (11/6/2019).

Dalam operasi simpatik tersebut, Disdukcapil Kab. Karawang mengarahkan para pendatang agar memperhatikan tata tertib administrasi kependudukan.

Para petugas Disdukcapil membawa formulir pengurusan dokumen kependudukan, serta menjelaskan sejumlah persyaratannya kepada warga pendatang.

"Penekanan operasi ini mengarahkan agar pendatang segera mengurus dokumen kependudukan," jelas Yudi.


Pendatang Boleh Tinggal Maksimal 2 Tahun

Yudi mengatakan, setiap warga pendatang diberi batas waktu tinggal di Karawang maksimal dua tahun. Jika lewat dari itu, pendatang harus sudah punya dokumen kependudukan di daerah tersebut.

“Jadi, sesampainya di Karawang, warga pendatang bisa segera melapor untuk selanjutnya mengurus dokumen kependudukan,” tambah Yudi.

Sebelumnya, sepanjang tahun 2018 Kab. Karawang menerima sekitar 27 ribu warga pendatang. Sampai pertengahan 2019 ini warga Kab. Karawang tercatat berjumlah 2.271.960 orang.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karawang dalam Angka 2018, sampai tahun lalu angkatan kerja di wilayah ini mencapai 64,9 persen. Artinya, untuk setiap 100 orang, ada 65 orang yang berusia 15 tahun ke atas dan mampu bekerja produktif.

Angkatan kerja di Kab. Karawang paling banyak terserap di sektor perdagangan 33 persen, dan industri 25 persen.

Sedangkan sektor pertanian dan jasa kemasyarakatan masing-masingnya menyerap sekitar 13 – 14 persen.

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Basarnas Jabar Targetkan Nol Persen Kecelakaan Laut Pada 2020

Singapura Larang Total Iklan Minuman Manis dalam Kemasan

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7