Gubernur Jawa Tengah: Kalau Mudik Jangan Nyampah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengaku mendapat laporan foto dari masyarakat melalui akun Twitter, menunjukkan kondisi rest area KM 429 yang kotor oleh sampah.

BERITA | NASIONAL

Senin, 03 Jun 2019 18:14 WIB

Author

Adi Ahdiat

Gubernur Jawa Tengah: Kalau Mudik Jangan Nyampah

Arus mudik di Jalan Tol Trans Jawa Semarang - Solo Km 428, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). (Foto: ANTARA/Aji Styawan/hp)

KBR - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta para pemudik agar tidak membuang sampah sembarangan.

"(Pemudik) jangan nyampah, kalau pas istirahat di manapun tolong jaga kebersihan," kata Ganjar saat memantau arus mudik Lebaran 2019 di rest area KM 429 Tol Semarang – Solo, seperti dikutip ANTARA, Senin (3/6/2019).

Ganjar mengaku mendapat laporan foto dari masyarakat melalui akun Twitter, menunjukkan kondisi rest area KM 429 yang kotor oleh sampah.

"Saya titip pesan, jangan buang sampah sembarangan, kalau tidak menemukan tempat sampah ya bawa dulu sampahnya atau ditaruh di mobil agar suasana bersih," ujarnya lagi.


Tempat Sampah Sudah Disediakan

GM Operasional Tempat Istirahat KM 429 Jalan Tol Semarang-Bawen, Telly Fandha, juga mengimbau pemudik ikut berperan aktif menjaga kebersihan rest area.

Ia menyebut pengelola rest area KM 429 telah menyediakan tempat sampah berkapasitas 90 liter di 40 titik dan ribuan kantong plastik 120 liter.

Tempat sampah dan kantong plastik tersebut diletakkan tiap 10 meter di kawasan rest area KM 429.

"Selain tempat sampah di 40 titik, kami juga menyiapkan 6 ribu kantong plastik yang diletakkan di setiap pohon dan tiang-tiang lampu, tapi tetap saja banyak pemudik yang buang sampah sembarangan atau cari praktisnya saja," jelas Telly.

Telly menilai, volume sampah yang dibuang pemudik di rest area KM 429 sudah di luar kewajaran, bahkan berserakan hingga ke pinggir jalan tol yang berjarak beberapa meter dari pintu keluar tempat istirahat.

"Selain pintar berlalu lintas dan pintar berkendara, pemudik juga harus pintar menjaga kebersihan," tegasnya lagi.

(Sumber: ANTARA)

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM di Periode Kedua

Kanker Payudara dan Tubuh Perempuan

Kabar Baru Jam 15