17 Juni, Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Dibuka

Pada akhir September 2019, Pansel akan menyeleksi para pendaftar Capim KPK, dan menargetkan untuk menyerahkan 10 nama calon terbaik, ke Presiden Joko Widodo.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 06 Jun 2019 17:31 WIB

Author

Sadida Hafsyah

17 Juni, Pendaftaran Calon Pimpinan KPK Dibuka

Ketua Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK Yenti Ganarsih (kiri) bersama anggota Pansel (dari kiri atas) Indriyanto Seno Adji, Hamdi Moeloek, Harkristuti Harkrisnowo, Diani Sadia Wati, (dari kiri bawah) Al Araf, Mualimin Abdi, Hendardi dan Marcus Priyo Guna

KBR, Jakarta - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, terus melakukan persiapan. Pansel dibentuk Presiden Joko Widodo, pada 17 Mei 2019. 

Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih mengatakan, saat ini panitia sedang mempersiapkan proses seleksi. Namun, karena ada jeda masa libur Lebaran, maka prosesnya baru akan aktif kembali pada 12 Juni. 

"Nanti, begitu selesai cuti bersama, kita sudah mulai siapkan membuat audiensi dan roadshow. Kita akan melakukan audiensi ke Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, PPAPK. KPK, dan BNPT terkait radikalisme. Untuk persiapan roadshow ke delapan lembaga di beberapa provinsi, kita bekerja sama dengan Transparansi Internasional Indonesia (TII)," kata Yenti kepada KBR (6/6/2019).

Yenti menambahkan, kerjasama dengan TII karena institusi itu mendalami bidang penegakan hukum, dan pencegahan korupsi.

Pada akhir September 2019, Pansel akan menyeleksi para pendaftar Capim KPK, dan menargetkan untuk menyerahkan 10 nama calon terbaik, ke Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya, Presiden akan menyerahkan nama-nama tadi kepada DPR, untuk kemudian ditetapkan lima Capim KPK terbaik. Adapun pelantikannya, dilakukan pada minggu ketiga Desember 2019.

Pendaftaran untuk mengikuti seleksi Capim KPK periode 2019-2023, dibuka pada 17 Juni - 4 Juli 2019. Yenti berharap, banyak peserta yang berkompeten dan memiliki kapabilitas turut serta mendaftarkan diri.

Pimpinan KPK saat ini akan berakhir masa jabatannya pada Desember 2019 mendatang.

Editor: Fadli Gaper 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kala Berbahasa Indonesia Mesti Diatur dalam Perpres

Kabar Baru Jam 10

Basarnas Jabar Targetkan Nol Persen Kecelakaan Laut Pada 2020

Singapura Larang Total Iklan Minuman Manis dalam Kemasan

Kabar Baru Jam 8