Share This

Amien Rais Tantang Duel di Pilpres, Ini Tanggapan Jokowi

"Kapabilitas dan leadership beliau tidak ada yang meragukan, rakyat tidak meragukan."

, BERITA , NASIONAL

Selasa, 12 Jun 2018 20:15 WIB

Ilustrasi: Jokowi saat disumpah sebagai presiden. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyambut baik niat Amien Rais maju sebagai calon presiden tahun depan. Sebagai tokoh senior, Jokowi menilai kiprah Amien tidak perlu diragukan lagi dalam hal politik.

Jokowi menilai,   Amien   mampu menjadi Capres.

"Kapabilitas dan leadership beliau tidak ada yang meragukan, rakyat tidak meragukan. Rekam jejak beliau juga saya kira tidak ada yang meragukan. Saya kira sangat bagus untuk memberikan alternatif pilihan-pilihan dalam rangka pilpres," kata Jokowi di Istana Bogor, Selasa(12/6).

Jokowi memuji Amien sebagai sosok yang mampu memimpin dan memiliki rekam jejak yang baik. Terkait rencana pertemuan Jokowi dengan Amien, kata dia, waktunya belum ditentukan.

Sebelumnya, politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais mendeklarasikan dirinya siap maju dalam pemilihan presiden 2019. Meski begitu, belum jelas partai apa saja yang bersedia mengusungnya. Perolehan suara PAN yang hanya 8,57 persen di DPR belum cukup memenuhi ambang batas pencapresan 20 persen suara di DPR, atau 25 persen suara pemilu.
 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.