Jokowi: Belum Ada Kota yang Berhasil Tangani Sampah

Jokow sebut banyak ide menangani sampah tapi belum bisa mengurai masalah sampah.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 23 Jun 2015 15:48 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Ilustrasi tumpukan sampah. Foto: Antara

Ilustrasi tumpukan sampah. Foto: Antara

KBR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyayangkan hingga kini belum ada satupun kota di Indonesia yang berhasil menangani masalah sampah. Menurutnya beberapa tahun ke belakang sebetulnya banyak sekali ide-ide pengolahan sampah yang diusulkan berbagai kota. Tapi menurutnya belum berhasil menguraikan masalah sampah di kota tersebut. Untuk itu siang ini Jokowi memanggil sejumlah menteri terkait membahas masalah sampah tersebut.

“Sampai saat ini yang saya tahu belum ada satu kota pun yang berhasil menangani sampah. Belum ada. Problem-problem yang ada menurut saya lebih banyak di sisi regulasinya. Saya pernah nyoba waktu jadi wali kota, kesulitan karena regulasi kita yang ruwet, di DKI juga sama, karena regulasi yang ada,” kata Jokowi dalam pengantar rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Selasa (23/6/2015).

Jokowi menambahkan, hampir semua negara seperti di Jerman, Singapura dan Korea memiliki cara pengelolaan sampah yang berbeda-beda namun berhasil. Sementara itu  dalam praktik pengelolaan sampah Indonesia saat ini masih banyak yang hanya mengumpulkan, mengangkut dan menimbun sampah menggunakan teknologi yang sudah lama. Ia berharap ada sebuah terobosan untuk membangun sistem terpadu mulai dari rumah tangga, pemilah, penjemputan, hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM di Periode Kedua

Kanker Payudara dan Tubuh Perempuan

Kabar Baru Jam 15