Survei Puskaptis: Prabowo Salip Jokowi

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husin Yazid mengatakan, tren kenaikan itu karena masyarakat menginginkan jaminan keamanan dan jaminan ekonomi dari pasangan ini. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan elek

BERITA

Sabtu, 21 Jun 2014 19:07 WIB

Author

Yudi Rahman

Survei Puskaptis: Prabowo Salip Jokowi

Survei, pemilu presiden, pilpres, Prabowo, Jokowi

KBR, Jakarta - Hasil jajak pendapat terbaru dari Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menyebutkan elektabilitas atau tingkat keterpilihan pasangan Prabowo-Hatta mengalami kenaikan selama dua pekan masa kampanye pemilu presiden.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husin Yazid mengatakan, tren kenaikan itu karena masyarakat menginginkan jaminan keamanan dan jaminan ekonomi dari pasangan ini. Namun, hal ini berbanding terbalik dengan elektabilitas pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Puskaptis menyebut pasangan ini mengalami tren negatif, karena responden menilai tidak ada jaminan keamanan.

"Posisi elektabilitas kedua pasangan itu, pasangan Prabowo mengalami tren positif sementara pasangan Jokowi mengalami stagnan dan cenderung menurun. Untuk pasangan Prabowo-Hatta sudah mencapai angka 46,25 persen sedangkan Jokowi-JK di angka 43.15 persen," ungkap Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid ketika dihubungi KBR, Sabtu (21/6)

Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid menyebut, kenaikan elektabilitas Prabowo-Hatta juga dikarenakan bekerjanya mesin politik koalisi di daerah-daerah. Survei itu dilakukan dengan jumlah responden 2400 orang, di 33 propinsi yang mencakup 315 kabupaten dan kota. Tingkat kesalahan survei tersebut diklaim sekitar 1-2 persen.

Sebelumnya melalui survei yang dilansir akhir Mei lalu, Puskaptis menyebut tingkat elektabilitas Jokowi-JK mencapai 43,72 persen, sedangkan Prabowo-Hatta hanya 40,28 persen. Sedangkan pemilih yang belum menentukan pilihan dan akan berpartisipasi di pilpres mencapai sekitar 16 persen.

Berbeda dari Puskaptis, lembaga survei IndoBarometer menyebut tingkat elektabilitas Jokowi-JK masih di atas Prabowo-Hatta. Survei IndoBarometer justru menyebut tingkat keterpilihan Jokowi-JK naik. IndoBarometer menyebut angka keterpilihan Prabowo-Hatta 36,5 persen dan Jokowi-JK 49,9 persen.

Hasil survei yang menyebut tingkat keterpilihan Jokowi-JK masih tinggi juga disebutkan melalui Populi Center (Prabowo-Hatta 36,9 persen, Jokowi-JK 47,5 persen), SSSG (Prabowo-Hatta 28,35 persen, Jokowi-JK 42,65 persen), ARC (Prabowo-Hatta 29 persen, Jokowi-JK 38,8 persen), Cyrus Network (Prabowo-Hatta 41,1 persen, Jokowi-JK 53,6 persen),

Dalam survei LSI, elektabilitas Prabowo-Hatta 38,7 persen dan Jokowi-JK 45 persen. Adapun di survei Pol Tracking, pasangan Prabowo-Hatta elektabilitasnya 41,1 persen dan Jokowi-JK 48,05 persen.

Sedangkan hasil survei yang memenangkan Prabowo-Hatta adalah LSN dimana elektabilitas Prabowo-Hatta mencapai 46,6 persen dan Jokowi-JK 38,8 persen, serta survei PDB yang merilis elektabilitas Prabowo-Hatta 31,8 persen dan Jokowi-JK 29,9 persen.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Hakim Diminta Dalami Kesaksian Pelajar Korban Penyiksaan Polisi

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14