Ratusan Surat Suara Pilpres Buram dan Sobek di Banyuwangi

KBR, Banyuwangi - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuwangi Jawa Timur menemukan sebanyak 150 lembar surat suara untuk pemilihan presiden buram, sobek dan terdapat bercak tinta.

BERITA

Rabu, 25 Jun 2014 18:04 WIB

Author

Hermawan

Ratusan Surat Suara Pilpres Buram dan Sobek di Banyuwangi

banyuwangi, pilpres, surat suara

KBR, Banyuwangi - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Banyuwangi Jawa Timur menemukan sebanyak 150 lembar surat suara untuk pemilihan presiden buram, sobek dan terdapat bercak tinta.

Anggota KPU Banyuwangi Dwi Angraini mengatakan kerusakan kertas suara itu ditemukan setelah KPU melakukan penyortiran. KPU akan segera meminta ganti surat suara yang rusak kepada KPU Provinsi Jatim.

Itu dilakukan setelah proses penyortiranya selesai dilakukan. Penyortiran dan pelipatan kertas sura pilpres ditargetkan selesai pada hari Minggu 29 Juni mendatang. Sebab mulai tanggal 30 Juni surat suara tersebut mulai didistribusikan ke seluruh PPK yang ada di Banyuwangi

“Untuk keruskanya kebanyakan sobek kemudian gradasi warnanya tidak bagus. Nanti kita melihat dulu data terakhir berapa yang rusak nanti kalau misalnya kita membutuhkan mita surat suara lagi ke KPU Provinsi. ATK sudah semuanya ini kotak suara dan bilik suara sudah dikirim tadi pagi insya allah hari minggu sudah selesai. Jadi setelah Minggu selesai kotak suara dan bilik suara dikirim, hari Senin bergantian surat suara yang dikirim,” kata Dwi Anggraini (25/6).

Dwi Angraini menambahkan, kerusakan surat sura dipekirakan masih terus bertambah. Sebab penyortiran dan pelipatan surat suara masih belum selesai. Untuk itu, KPU Banyuwangi melibatkan 90 orang pekerja untuk melakukan penyortiran dan pelipatanan kertas suara.

Sementara itu meski masih proses penyortiran surat suara, KPU Banyuwangi telah mendistribusikan logistik lainya untuk pemungutan suara pilpres 9 Juli nanti. Di antaranya kotak dan bilik suara.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Pemisahan Sel Napi LGBT Tuai Protes

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Dinilai Lamban Antisipasi Gagal Panen di Musim Kemarau

Menyiasati Mahalnya Biaya Pendidikan

Kabar Baru Jam 15