KPUD Diminta Cepat Laporkan Hasil Penyortiran Surat Suara

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta KPU tingkat provinsi segara melaporkan jumlah surat suara pilpres yang rusak. Sebab laporan itu akan dikumpulkan akhir pekan ini.

BERITA

Jumat, 27 Jun 2014 14:02 WIB

Author

Wiwik Ermawati

KPUD Diminta Cepat Laporkan Hasil Penyortiran Surat Suara

KPU, surat suara, pemilu

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta KPU tingkat provinsi segara melaporkan jumlah surat suara pilpres yang rusak. Sebab laporan itu akan dikumpulkan akhir pekan ini. 


Sampai saat ini KPU Pusat belum mengetahui jumlah kerusakan surat suara khususnya kabupaten atau kota. Kepala bagian Inventarisasi Sarana dan Prasarana Biro Logistik KPU Susilo Heri Prabowo mengatakan belum ada satupun laporan perihal hasil penyortiran surat sura tersebut yang masuk ke KPU.


Maka itu KPU memberikan tenggat waktu hingga Minggu (29/6) besok kepada KPU di daerah untuk segera memberikan laporan tersebut.


“Tanggal 30 Juni itu laporan seluruhnya, kan ada yang disampaikan dan diadakan oleh KPU provinsi itu sampul sama formulir selain C dan C1 itu semua diadakan oleh provinsi. Kalau  C dan C1 itu oleh KPU pusat. (Jadi tidak ada surat suara yang ditahan di percetakan?) Tidak ada karena tim pengawas sudah kai tarik semua,” kata Heri di KPU, Jumat (27/6).


Susilo Heri Prabowo menambahkan distribusi logistik sudah hampir rampung. Pihaknya mengklaim pengirimin ke daerah-daerah terpencil seperti di Papua sudah terkirim. 


Selain di daerah, KPU mengklaim pengiriman surat suara di luar negeri sudah 100 persen. Sementara Pemilu Presiden bakal digelar pada Juli mendatang. KPU menargetkan distribusi logistik selesai pada Hari Sabtu besok.


Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Cek Fakta: Top Five Hoax of The Week

Kabar Baru Jam 17