KPU Targetkan Percetakan Surat Suara Pilpres Rampung Hari Ini

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum memperkirakan proses pencetakan surat suara pemilu presiden akan rampung Minggu ini. Kepala Biro Logistik KPU, Boradi, pencetakan surat suara pemilu presiden 2014 saat ini sudah mencapai 98 persen.

BERITA

Minggu, 22 Jun 2014 06:58 WIB

Author

Yudi Rachman

KPU Targetkan Percetakan Surat Suara Pilpres Rampung Hari Ini

kpu, surat suara

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum memperkirakan proses pencetakan surat suara pemilu presiden akan rampung Minggu ini. Kepala Biro Logistik KPU, Boradi, pencetakan surat suara pemilu presiden 2014 saat ini sudah mencapai 98 persen. 


Pasca itu, KPU akan segera mendistribusikannya dan memprioritaskan untuk daerah di luar Pulau Jawa. Boradi mengatakan 23 Juni merupakan batas waktu akhir distribusi surat suara dari percetakan.

 

"Cetaknya sudah 98 persen, besok saya kira sudah selesai untuk cetak. Proses distribusi sudah keluar percetakan sudah mencapai 85 persen. Jadi memang yang belum terkirim seluruhnya itu di Jawa, memang masih beberapa yang belum dikirim karena dekat, yang diutamakan yang di luar Jawa," Kepala Biro Logistik KPU, Boradi ketika dihubungi KBR, Sabtu (21/6).


Boradi menambahkan KPU Pusat memberikan waktu kepada KPUD di daerah untuk menyortir dan melaporkan kepada KPU Provinsi jika menemukan kerusakan, kelebihan dan kekurangan surat suara. 


Laporan dari daerah ditunggu hingga 30 Juni mendatang. Untuk menutupi kekurangan, KPU Pusat memberikan cadangan 2 persen surat suara sesuai aturan perundangan.


Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Inggris Bersikeras Tinggalkan Uni Eropa 31 Oktober 2019

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks