covid-19

KPAI Minta Pembukaan Sekolah Tatap Muka Juli 2021 Dikaji Ulang

"Kalau positivity rate-nya diatas 50 persen, sebaiknya sekolah jangan dibuka meskipun sekolah punya kesiapan."

BERITA | NASIONAL

Kamis, 27 Mei 2021 23:56 WIB

KPAI Minta Pembukaan Sekolah Tatap Muka Juli 2021 Dikaji Ulang

Simulasi pembelajaran tatap muka di salah satu SD di Cimahi, Jawa Barat, Senin (24/5/2021). (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi)

KBR, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi serta pemerintah daerah mempertimbangkan kembali rencana membuka sekolah secara serentak pada tahun ajaran baru, Juli mendatang.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mengatakan dorongan itu didasarkan pada hasil pengawasan dan evaluasi terhadap uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di DKI Jakarta.

"KPAI mendorong pemerintah daerah juga mempertimbangkan jumlah kasus Covid-19 ini yang naik sehabis lebaran. Banyak orang tetap mudik meski dilarang. Sebentar lagi kenaikan kelas, akan ada kepadatan massa di tempat liburan. Kami memprediksi kasus akan mengalami kenaikan, melihat keterisian Wisma Atlet. Kami ingin menyampaikan, dalam membuka sekolah itu penting sekali memperhatikan kasus penyebarannya. Kalau positivity rate-nya diatas 50 persen, sebaiknya sekolah jangan dibuka meskipun sekolah punya kesiapan," kata Komisioner KPAI, Retno Listyarti, Kamis (27/05/2021).

Retno Listyarti menyampaikan meski kesiapan sekolah sudah baik, tetap ada potensi penularan kepada siswa, terutama saat siswa dalam perjalanan berangkat maupun pulang sekolah.

"Harus ada SOP khusus bagi anak-anak yang tidak memiliki kendaraan pribadi dan tidak bisa melakukan pembelajaran jarak jauh," kata Retno.

Sebelumnya, pada 2020 KPAI melakukan pengawasan penyiapan buka sekolah di 49 sekolah di 21 kabupaten dan kota di sembilan provinsi. Hasilnya, hanya 16,7 persen sekolah yang siap untuk pendidikan tatap muka di masa pandemi.

Pada Januari hingga Mei 2021, KPAI kembali melakukan pengawasan uji coba tatap muka di 19 sekolah pada 10 kabupaten/kota di empat provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten.

Hasil pengawasan menunjukkan angka kesiapan yang cukup tinggi, yaitu hampir 70 persen. Kini DKI Jakarta sudah membuka 85 sekolah untuk percobaan pendidikan tatap muka.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10