Kenormalan Baru, Hotel dan Resto Siapkan Protokol Kesehatan

"Setiap pergantian tamu kan pasti dilakukan disinfektan supaya untuk meyakinkan kamar itu sudah dalam kondisi bersih,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 28 Mei 2020 09:53 WIB

Author

Astri Septiani

Kenormalan Baru, Hotel dan Resto Siapkan Protokol Kesehatan

Objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) di Tegal, Jawa Tengah, Rabu (27/5) masih tutup. (Antara/Oky)

KBR, Jakarta- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyebut anggotanyaI wajib mengikuti protokol new normal atau kenormalan baru yang dikeluarkan Kemenkes terkait pandemi Covid-19. Menurut Wakil Ketua PHRI Maulana Yusran, PHRI bahkan tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih detail untuk hotel dan restoran dengan mengacu aturan Kemenkes. 

Rencananya, SOP ini rampung dan akan dibagikan ke seluruh anggota PHRI pada 1 Juni mendatang. Kata dia, SOP itu nanti akan mengatur mulai dari operasional, tamu, dan karyawan hotel maupun restoran.

"Yang paling utama protokol itu kan masalah suhu 37.3 kita sepakati,. Kedua handsanitizer, dan handgloves untuk karyawan entah yang memberi pelayanan, yang membersihkan. Kemudian masker. Kemudian disinfektan bukan hanya untuk fasilitas publiknya tapi kamar. Setiap pergantian tamu kan pasti dilakukan disinfektan supaya untuk meyakinkan kamar itu sudah dalam kondisi bersih," kata Maulana kepada KBR, Rabu (27/05/20).

Baca: Presiden: Sektor Pariwisata Booming Lagi Awal 2021  

Ia menambahkan, sebelum adanya protokol new normal, anggota PHRI juga sudah menjalankan protokol kesehatan. Namun kedepan kata dia dengan new normal ini akan lebih diperketat dan harus mengikuti SOP. 

Maulana juga mempersilakan jika nantinya pengusaha mau meningkatkan fasilitas sarana dan prasarananya daripada yang dicantumkan di SOP. Ia berharap pandemi segera  berakhir sehingga keadaan bisa betul-betu normal, bukan hanya menyesuaikan dengan new normal.

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bersih-bersih Mafia Hukum dari Hulu Sampai Hilir