93 Tenaga Medis di Jatim Positif Covid-19

"Beragam dari berbagai tempat dan di Surabaya serta wilayah lainnya,"

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 15 Mei 2020 09:55 WIB

Author

Budi Prasetiyo

93 Tenaga Medis di Jatim Positif Covid-19

Petugas melakukan pemeriksaan cepat COVID-19 (Rapid Test) terhadap warga di Pasar Kembang, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2020). (Antara/Didik)

KBR, Surabaya-   Sebanyak 93 tenaga kesehatan di Jawa Timur terinfeksi virus Covid-19. Kata Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr Kohar Hari Santoso, mereka yang tertular terdiri dari dokter, apoteker, laborat, perawat dan bidan.

"93 tenaga medis yang positif berarti sekitar lima persen. Beragam dari berbagai tempat dan di Surabaya serta wilayah lainnya," kata Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr Kohar Hari Santoso Kamis (14/5/2020).

Kohar menjelaskan, dari jumlah yang sudah terpapar Covid-19 itu, yang sudah dinyatakan sembuh mencapai 50 persen atau 46 orang. Sedangkan, sisanya masih dirawat dan tiga orang dinyatakan meninggal.

Kohar meminta agar pasien Covid-19 jujur dan mentaati protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Menurut dia, banyaknya tenaga kesehatan yang positif Covid-19 itu diduga karena pasien yang datang kurang jujur memberitahukan gejala klinis yang dialami serta riwayat perjalanan mereka.

Sementara itu, berdasarkan data yang disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sampai dengan Kamis (14/5/2020), terdapat 92 kasus baru Covid-19 di Jatim.

Dengan tambahan itu, total hingga hari ini 1.858 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur. Sedangkan pasien yang telah dinyatakan sembuh 294 orang, atau setara 15,82 persen. Yang meninggal sebanyak 180 orang atau 9,69 persen. Sehingga pasien yang masih dirawat menyisakan 1.384 orang.

Dari jumlah kasus baru tersebut, 51 kasus positif ada di kota Surabaya. Sisanya ada di Sidoarjo ada 8 orang, dan diikuti Gresik serta Bojonegoro masing-masing bertambah 5 pasien positif Covid-19. Selanjutnya ada Kota Kediri 4 orang, dan Lamongan serta Kabupaten Kediri yang bertambah ditiap daerahnya 3 orang. Tambahan lagi di Kabupaten Malang dan Jombang 2 orang, serta Kabupaten Madiun 1 pasien. 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Bersiap Gelar Liga 1 dan IBL di Tengah Pandemi