Usai Penetapan Suara, Prabowo Imbau Pendukungnya Gelar Aksi Secara Damai

"Kalau terprovokasi saya mohon jangan membalas, memang berat, bahkan kalau saudara dipukul, jangan balas," kata Prabowo.

BERITA , NASIONAL

Selasa, 21 Mei 2019 11:32 WIB

Author

Adi Ahdiat

Usai Penetapan Suara, Prabowo Imbau Pendukungnya Gelar Aksi Secara Damai

Warga menunjukkan jarinya yang telah dicelupkan tinta usai memberikan hak suaranya dengan latar poster Calon Presiden - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019). (Antara - Zabur Karuru)

Prabowo Subianto mengimbau pendukungnya agar menjalankan aksi terkait hasil Pemilu 2019 dengan damai dan tanpa kekerasan.

Dalam rekaman video yang disampaikan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo mengatakan, “Aksi atau kegiatan yang saudara-saudara lakukan, saya menghimbau agar semua kegiatan berjalan dengan semangat perdamaian. Karena itu langkah konstitusional, langkah demokratis tetap damai tanpa kekerasan apapun," ujarnya (21/5/2019) sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

Prabowo menjamin bahwa aksi pendukungnya adalah untuk menyampaikan aspirasi, tidak ada niat sedikitpun untuk melakukan makar, melanggar hukum, atau melawan konstitusi.

"Justru kami ingin mengamankan hukum, ingin menegakkan hukum, kebenaran dan keadilan. Katakanlah yang benar itu benar dan yang salah itu salah," katanya.

Prabowo menyinggung bahwa aksi pendukungnya terkait dengan dugaan kecurangan dalam Pilpres 2019.

"Ini bukan masalah menang atau kalah, bukan masalah pribadi atau perorangan tapi masalah yang sangat prinsip yaitu kedaulatan rakyat hak rakyat yang benar-benar dirasakan sedang dirampas," katanya.

Namun demikian, Prabowo menyebut pihaknya sama sekali tidak menginginkan penggunaan kekerasan dalam kehidupan politik Indonesia.

Ia bahkan menyebut, "Kalau terprovokasi saya mohon jangan membalas, memang berat, bahkan kalau saudara dipukul, jangan balas. Seorang ksatria harus memikul beban yang berat, jalan yang sulit itulah jalan pendekar, pendekar tidak boleh gentar menghadapi cobaan," katanya.

Capres nomor urut 02 ini juga meminta aparat penegak hukum agar benar-benar mengayomi seluruh masyarakat, termasuk kelompok massa pendukung Prabowo.


BPN Gelar Rapat Soal Gugatan Hasil Pemilu

Selain menyebarkan imbauan aksi damai, hari ini BPN Prabowo – Sandi juga menggelar rapat internal di kediaman Prabowo Subianto, Jl. Kertanegara IV, Jakarta (21/5/2019).

"Agendanya sudah tentu berkaitan dengan situasi politik terakhir, termasuk hasil penetapan KPU," kata Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso di Jakarta (21/5/2019).

Juru bicara BPN Prabowo–Sandi, Andre Rosiade, juga mengatakan rapat internal ini akan membahas apakah mereka akan mengajukan gugatan hasil Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau tidak.

"Pak Prabowo kan biasa konsolidasi internal. Pertama akan membahas apakah kita maju ke MK atau tidak. Itu perlu diskusi mendalam antara BPN lalu pimpinan koalisi," kata Andre (21/5/2019).

(Sumber: ANTARA)

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia