Tol Trans Jawa Terapkan One Way Mulai H-6 Lebaran

Selain jalanan satu arah, pemudik juga bisa menikmati berbagai layanan pendukung, mulai dari layanan kesehatan sampai wisata non-tol.

BERITA , NASIONAL

Selasa, 28 Mei 2019 14:29 WIB

Author

Adi Ahdiat

Tol Trans Jawa Terapkan One Way Mulai H-6 Lebaran

Foto udara Jalan Tol Cikopo - Palimanan KM 146, Majalengka, Jawa Barat (19/5/2019). (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A/foc)

KBR, Jakarta - Untuk melancarkan arus mudik, Korps Lalu Lintas Polri akan memberlakukan sistem lalu lintas satu arah atau one way mulai H-6 lebaran.

"Kita akan memberlakukan one way selama tiga hari saat puncak arus mudik lebaran, yang dimulai 30 Mei hingga 2 Juni 2019," jelas Kakorlantas Polri, Refdi Andri, melalui akun media sosial Humas Polri (27/5/2019).

Sistem one way akan diberlakukan dari Gerbang Tol Cikampek Utama hingga Brebes Barat, Jawa Tengah.

Rencananya, sistem satu arah akan diberlakukan lagi saat puncak arus balik, yakni tanggal 8 – 10 Juni 2019.


Layanan Pendukung

Di sepanjang jalan dari Merak sampai Surabaya, Tol Trans Jawa telah dilengkapi 78 unit rest area yang menyediakan layanan pengisian BBM serta layanan kesehatan.

Badan Pengurus Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR  telah menyiapkan layanan ekstra untuk para pemudik.

“Dalam mendukung pelayanan yang maksimal, kita juga telah menyiapkan sarana mobile reader pada masing-masing gerbang tol dalam mempercepat sistem transaksi pembayaran guna menghindari antrean di gerbang tol,” jelas perwakilan BPJT, Agita Widjajanto, melalui situs resminya.

Selain dilengkapi mobile reader, setiap gerbang tol juga menyediakan layanan top-up untuk mengisi saldo uang elektronik atau kartu e-toll.

Sepanjang tanggal 21 – 23 Mei 2019 dan 10 – 12 Juni 2019 pemudik bisa mendapat diskon tarif tol sebesar 15 persen.

Para pemudik juga bisa mendapat layanan navigasi perjalanan serta pengecekan tarif tol di situs resmi BPJT.


Wisata Non-Tol

Saat ini Tol Trans Jawa telah terkoneksi dengan jalan non-tol di sejumlah wilayah. Dengan begitu, pemudik bisa menyempatkan diri untuk berwisata di tengah perjalanannya.

“Seperti pada jalan nasional Pansela, pemudik juga bisa menikmati sejumlah tempat wisata yang dikenal sebagai non-tol tourism. Adanya tempat wisata tersebut bisa dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat selama perjalanan yang dilengkapi dengan makanan khas daerah setempat,” jelas Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto, melalui situs resminya.

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Radikalisme di Tubuh TNI?

Mengenal Ekonomi Solidaritas Sosial dan Perannya Dalam Meningkatkan Kehidupan Masyarakat

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13