Live Blog: Penetapan Presiden RI 2019-2024

Update terkini kabar seputar hasil penghitungan suara Pemilihan Presiden oleh KPU dan penetapan pemenang Pilpres 2019-2024.

BERITA , NASIONAL

Rabu, 22 Mei 2019 23:58 WIB

Author

KBR

Live Blog: Penetapan Presiden RI 2019-2024

Ketua KPU Arief Budiman (kedua kanan) bersama Ketua Bawaslu Abhan (kedua kiri) berjabat tangan dengan perwakilan saksi TKN 01 dan BPN 02, Selasa dini hari (21/05/19). (Foto: Antara)

Polisi Menyisir Sejumlah Titik di Wahid Hasyim dan Minta Massa Membubarkan Diri

23:58 WIB22 Mei

Polisi yang berhadap-hadapan dengan massa aksi di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. (Foto: KBR/ Ardhi Rosyadi)

KBR, Jakarta - Jelang tengah malam, polisi mulai menyisir sejumlah titik di kawasan ini dan meminta massa aksi membubarkan diri. Puluhan polisi berpakaian preman juga tampak dikerahkan untuk menangkap para demonstran yang masih bertahan di lokasi aksi.

BPN Datangi Salah Satu Lokasi Aksi di Jakarta Pusat


BPN Datangi Salah Satu Lokasi Aksi di Jakarta Pusat

23:57 WIB22 Mei

Personel kepolisian membantu rekannya yang terluka saat mengamankan Aksi 22 Mei yang ricuh di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/ Dhemas R)

KBR, Jakarta - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ahmad Riza Patria mendatangi lokasi demonstrasi di Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta.

Riza mengatakan, kehadirannya itu untuk melihat kondisi massa aksi di kawasan Gedung Bawaslu RI. Ia mengklaim telah mengimbau massa untuk menyampaikan pendapat dengan damai dan tidak berbuat kericuhan.

BPN Datangi Salah Satu Lokasi Aksi di Jakarta Pusat 


Massa di Wahid Hasyim Lempar Molotov, Polisi Balas dengan Gas Air Mata

23:34 WIB22 Mei

Aparat yang coba mengadang massa aksi dengan tembakan gas air mata di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: KBR/ Ardhi Rosyadi)

KBR, Jakarta - Aksi saling serang antara kepolisian dan demonstran masih berlangsung di jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat pada Rabu (22/5/2019) malam. Demonstran menggunakan molotov untuk menyerang barikade polisi. Sedangkan polisi mengadang massa dengan tembakan gas air mata.

Di sela itu terdengar pula suara petasan dari massa aksi.


Ricuh Demonstrasi Pengaruhi Investasi dan Ekonomi Indonesia

23:10 WIB22 Mei

Ilustrasi: Seorang karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Situasi politik yang memanas akibat aksi tolak hasil Pemilu 2019 dipresdiksi berdampak pada ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Menuruut ekonom dari Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, aksi bakal memengaruhi kepercayaan investor utamanya dari luar negeri. Bhima juga khawatir, nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus merosot.

Ricuh Demonstrasi Pengaruhi Investasi dan Ekonomi Indonesia 


Aksi 22 Mei Berujung Ricuh, Begini Respons Prabowo

22:34 WIB22 Mei

Calon Presiden Prabowo Subianto saat mendengar pertanyaan dari jurnalis, Selasa (21/5/2019). (Foto: ANTARA/ Sigid K)

KBR, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta seluruh pihak untuk menahan diri dalam menyikapi aksi massa 21-22 Mei. Ia mengimbau para demonstran untuk tak menggunakan kekerasan. Begitu juga dengan polisi dan TNI.

Selain itu, Prabowo juga meminta siapapun untuk tak menyulut emosi ataupun memprovokasi.

Aksi 22 Mei Berujung Ricuh, Begini Respons Prabowo 


Massa Aksi Melintas di Kawasan Menteng, Polisi Perketat Penjagaan Gedung KPU

22:05 WIB22 Mei

Pagar berduri yang dipasang di kawasan sekitar gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: KBR/ Ardhi Rosyadi)

KBR, Jakarta - Sejumlah peserta aksi 22 Mei tampak melintas di ruas jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (22/55/2019) malam. Massa aksi sebelumnya beraksi di beberapa titik di Jakarta.

Jalan HOS Cokroaminoto ini menghubungkan beberapa ruas akses menuju ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Massa Aksi Melintas di Kawasan Menteng, Polisi Perketat Penjagaan Gedung KPU 



Alissa Wahid: Aparat Keamanan Tengah Berjihad

21:25 WIB22 Mei

Personel Kepolisian berbuka puasa di tengah menjaga keamanan jalannya aksi unjuk rasa 22 Mei di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/ M Risyal)

KBR, Jakarta - Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Wahid menyatakan aksi massa menolak hasil pengumuman Pemilu 2019 yang berujung ricuh, bukanlah sebuah jihad. Menurutnya, jihad adalah perjuangan demi kemaslahatan masyarakat.

Karena itu sebuah tindakan yang merusak bukanlah bentuk jihad. Ia pun menjelaskan, agama Islam tak pernah mengajarkan untuk merusak dan melakukan kekerasan, bahkan ketika berperang pun ada kelompok yang harus dilindungi.

Alissa Wahid: Aparat Keamanan Tengah Berjihad 


RSCM Akan Tambah Tempat Perawatan

21:07 WIB22 Mei

Sejumlah anggota kepolisian melakukan pengamanan aksi 22 Mei yang ricuh di kawasan Slipi Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto : Antara/Muhammad Adimaja)

KBR, Jakarta - Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo (RSCM) akan menambah ruang perawatan untuk korban yang terluka saat mengikuti aksi 22 Mei. Direktur Medik dan Keperawatan RSCM Sumariyono mengatakan, penambahan dilakukan untuk mengantisipasi jika Instalasi Gawat Darurat RSCM tidak sanggup menampung korban.

Kata Sumariyono, RSCM sudah menyediakan tenda di dekat IGD dan sudah menyiapkan tim medis untuk membantu pelayanan.

RSCM Akan Tambah Tempat Perawatan


BPN Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan ke MK, Besok

21:03 WIB22 Mei

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) dan Sandiaga Uno (ketiga kanan) seusai memberikan keterangan pers di rumah Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). (Foto: ANTARA/ Sigid K)

KBR, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uni akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (23/5/2019) besok.

Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan, berkas gugatan terkait dugaan kecurangan Pilpres 2019 telah rampung disusun. BPN juga sudah menyiapkan tim kuasa hukum.

BPN Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan ke MK, Besok 


Massa di Sekitaran Bawaslu Kesal Tak Bisa Tembus Barikade Polisi

20:49 WIB22 Mei

Massa aksi yang menolak pengumuman hasil Pemilu 2019 di sekitar kawasan Kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: KBR/ Wahyu S)

KBR, Jakarta - Aksi massa 22 Mei di sekitar kantor Bawaslu memanas. Ratusan orang terlihat mengepung area kantor Bawaslu di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Polisi menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa.

Massa datang dari arah Monas dan Jalan Wahid Hasyim. Beberapa kali situasi sempat ricuh lantaran massa aksi tak berhasil menembus barikade polisi.

Politikus Gerindra, Fadli Zon juga sempat menyampaikan orasi di lokasi aksi.

Massa di Sekitaran Bawaslu Kesal Tak Bisa Menembus Barikade Polisi 



Massa Aksi di Slipi Kembali Ricuh

19:54 WIB22 Mei

Massa aksi di Slipi yang dipukul mundur oleh aparat keamanan, Rabu (22/5/2019). (Foto: KBR/ Resky Novianto)

KBR, Jakarta - Massa aksi di kawasan Kemanggisan Utama, tepatnya di sisi selatan Jembatan Slipi Jaya kembali ricuh. Ratusan orang tersebut berunjuk rasa menolak hasil pengumuman Pemilu 2019.

Massa aksi pendukung Prabowo-Sandiaga yang berkeras hendak ke kantor Bawaslu tersebut diadang polisi. Ratusan personil aparat membentuk barikade di atas Jembatan Slipi Jaya.

Massa Aksi di Slipi Kembali Ricuh


Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Tekan Konten Provokatif

19:40 WIB22 Mei

Menkominfo Rudiantara (kiri) dan Kepala BIN Budi Gunawan (kanan) menyampaikan perkembangan pascakerusuhan di Jakarta dini hari tadi, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/ Dhemas R)

KBR, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk sementara menonaktifkan media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Menkominfo Rudiantara menjelaskan, langkah ini dilakukan guna meredam konten provokasi berupa gambar ataupun video yang disebar melalui media sosial.

Selain itu, Kemenkominfo juga menonaktifkan aplikasi percakapan WhatsApp untuk jangka waktu yang belum bisa ditentukan.

Pemerintah Batasi Media Sosial untuk Tekan Konten Provokatif 


80 Lebih Korban Ricuh 22 Mei Dirawat di RS Pelni, Kemungkinan Bertambah

18:25 WIB22 Mei

Massa Aksi 22 Mei merusak fasilitas umum saat terjadi bentrokan dengan petugas kepolisian di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/ Galih P)

KBR, Jakarta - Aksi demonstrasi menolak hasil pengumuman Pemilu 2019 di sekitaran Petamburan, Tanah Abang dan Slipi memakan korban. Data sementara hingga Rabu (22/5/2019) siang menunjukkan sebanyak 200 orang terluka dan dirawat di pelbagai rumah sakit.

Hingga pukul 12 WIB, RS Pelni merawat 86 korban. Jumlah ini diperkirakan masih terus bertambah kendati sebagian korban berangsur pulang.

80 Lebih Korban Ricuh 22 Mei Dirawat di RS Pelni, Kemungkinan Bertambah 


Jokowi Perintahkan Aparat Tindak Tegas Perusuh Pemilu

18:07 WIB22 Mei

Presiden Joko Widodo (tengah) menyampaikan keterangan terkait kerusuhan pascapengumunan hasil pemilu 2019 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/ Akbar Nugro

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Tito Karnavian dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto menangkap seluruh perusuh yang mengganggu proses Pemilu 2019. Pernyataan Jokowi menanggapi demonstrasi yang berujung kerusuhan di beberapa titik di Jakarta. Di antaranya di depan kantor KPU dan Bawaslu.

Ia menegaskan, negara tak akan menoleransi tindakan yang memicu kerusuhan. Karena itu ia menginstruksikan aparat keamanan untuk menindak tegas dan memproses hukum seluruh perusuh yang terbukti mengganggu proses Pemilu.

Jokowi Perintahkan Aparat Tindak Tegas Perusuh Pemilu


Aksi 22 Mei, Tito Sebut Ada yang Ingin Sudutkan Polri

16:17 WIB22 Mei

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) disaksikan Menko Polhukam Wiranto (kiri) dan Kepala KSP Moeldoko (kanan) menunjukkan barang bukti senjata api. (Foto: ANTARA/ Dhemas R)

KBR, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyebut ada pihak yang ingin menyudutkan institusi Polri dengan menyebar info penggunaan senjata saat penanganan aksi 21 dan 22 Mei 2019. Padahal Kapolri Tito Karnavian mengklaim tidak ada personel dari Polri maupun TNI yang dibekali peluru tajam. Kebijakan ini kata dia juga sesuai dengan instruksi bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto. 

Menurut Tito, ada pihak ketiga yang menyiapkan senjata tajam dan senjata api untuk menyerang massa sehingga emosi pun tersulut lantas menyudutkan polisi.

Aksi 22 Mei, Tito Sebut Ada yang Ingin Sudutkan Polri 


BPN Ingatkan Massa Aksi untuk Tak Gunakan Kekerasan

15:31 WIB22 Mei

Demonstran menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/ Indriyanto Eko)

KBR, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyerukan agar demonstran pada aksi 21-22 Mei tak melakukan kekerasan ataupun memprovokasi. Juru Bicara BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan, calon presiden yang didukungnya Prabowo Subianto sejak awal berpesan agar penyampaian pendapat dilakukan dengan cara damai.

Karena itu ia emoh disalahkan atas ricuh yang terjadi ketika massa berdemo di depan kantor Bawaslu, Jakarta.

BPN Ingatkan Massa Aksi untuk Tak Gunakan Kekerasan 


Jenguk Korban Aksi 22 Mei, Anies Baswedan Imbau Warga Kendalikan Diri

15:26 WIB22 Mei

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menjenguk korban Aksi 22 Mei di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Rabu (22/05). (Foto: KBR/Sadida Hafsyah)

KBR, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengimbau masyarakat untuk tetap mengendalikan diri dan menjaga ketenangan menghadapi rangkaian aksi 21-22 Mei. Meskipun tidak dapat dipungkiri, sejumlah wilayah di Jakarta penuh oleh massa yang berunjukrasa menolak pengumuman dan penetapan rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019.

Pengendalian diri dan tetap tenang menjadi penting, kata Anies, karena sudah terlalu banyak yang menjadi korban aksi 22 Mei.

Jenguk Korban Aksi 22 Mei, Anies Baswedan Imbau Warga Kendalikan Diri 


Gus Sholah: Aksi 22 Mei Bukan Aksi Bela Islam

15:18 WIB22 Mei

Sekelompok demonstran bersorban melakukan aksi di depan Gedung Bawaslu, Jakarta (22/5/2019). (Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso/aww)

KBR, Jakarta - Tokoh Nahdlatul Ulama Sholahuddin Wahid, atau yang akrab dipanggil Gus Sholah, menegaskan bahwa aksi demonstrasi 22 Mei tidak terkait gerakan bela Islam.

Dalam wawancara dengan NU Online, adik Gus Dur ini mengatakan, "Ini tidak ada kaitan dengan bela Islam. Peserta pemilu keduanya Islam. Kiai Ma’ruf kurang Islam apa? Jadi, ini nggak ada hubungan dengan agama. Ini hanya soal ketidakpuasan terhadap hasil Pilpres 2019," ujarnya, Rabu (22/5/2019).

Bekas Wakil Ketua Komnas HAM ini menyatakan prihatin atas insiden kekerasan yang mewarnai aksi tersebut. Ia berharap tidak timbul korban lebih lanjut.

Gus Sholah: Aksi 22 Mei Bukan Aksi Bela Islam 


Pamit Jihad, Siswa Kelas 3 SMK Jadi Korban Tewas Aksi 22 Mei

14:57 WIB22 Mei

Di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, seorang keluarga korban meninggal akibat bentrokan pada Aksi 22 Mei, memperlihatkan wajah Widyanto Rizky semasa hidup. (Foto: KBR/Sadida Hafsyah)

KBR, Jakarta - Jenazah korban tewas terkait bentrokan pada aksi 22 Mei atas nama Widyanto Rizki ada di RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat. Ia merupakan siswa kelas tiga SMK 60 Jakarta.

Ketika berpamitan pergi dari rumah, selepas Subuh, Widyanto mengutarakan ingin pergi berjihad bersama pengunjuk rasa lain, pascapengumuman dan penetapan rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Bibi korban, Liani menduga keponakannya meninggal akibat luka tembak di bagian leher.

Pamit Jihad, Siswa Kelas 3 SMK Jadi Korban Tewas Aksi 22 Mei 


Alumni LBH–YLBHI: Presiden Harus Tanggung Jawab

14:15 WIB22 Mei

Warga mengibarkan bendera merah putih di hadapan barikade polisi, setelah kerusuhan di kawasan Petamburan, Jakarta (22/5/2019). (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra/aww)

KBR, Jakarta - Bentrokan pasca-Pemilu yang terjadi sejak Selasa (21/5/2019) hingga Rabu (22/5/2019) telah menimbulkan 6 orang korban jiwa, serta sekitar 200 orang luka-luka. Menyikapi hal tersebut, alumni Lembaga Bantuan Hukum (LBH) – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menuntut Presiden RI agar tidak tinggal diam.

Selain itu, pegiat di bidang hukum dan penegakan HAM ini juga menuntut aparat untuk bersikap manusiawi saat menangani aksi massa.

Alumni LBH–YLBHI: Presiden Harus Tanggung Jawab


AMSI Imbau Publik Baca Berita dari Sumber Tepercaya

13:49 WIB22 Mei

Ilustrasi. (Foto: KBR/dkw)

KBR, Jakarta - Informasi menyesatkan atau hoaks rawan memicu timbulnya aksi-aksi yang merugikan. Salah satu contohnya baru saja terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat.

Pada Rabu (22/5/2019) pagi terjadi bentrokan antara massa dengan aparat keamanan, diduga akibat dipicu berita hoaks tentang penembakan terhadap pendemo di Jakarta. Demi mencegah hal serupa terulang lagi, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengimbau publik agar membaca berita dari sumber-sumber terpercaya.

AMSI Imbau Publik Baca Berita dari Sumber Tepercaya 


Bentrok Massa, NU Minta BPN dan TKN Bertemu untuk Redam

13:21 WIB22 Mei

Massa berhamburan ketika ditembakan gas air mata saat kerusuhan terjadi di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau masyarakat untuk menahan diri. Katib Aam NU Yahya Cholil Staquf mengatakan pada bulan Ramadan ini sebaiknya masyarakat fokus beribadah dan mencari berkah Ramadan.

Menurut dia meski aksi demonstrasi diperbolehkan, sebaiknya massa tidak membuat kerusuhan saat melakukan aksi.

Bentrok Massa, NU Minta BPN dan TKN Bertemu untuk Redam 


Bentrok di Petamburan, Polisi Sita Ambulans Partai Berisi Batu

13:06 WIB22 Mei

Polisi mencoba menembakan gas air mata saat kerusuhan terjadi di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Kepolisian telah mengidentifikasi massa yang membuat keributan dengan membakar belasan mobil kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas yang terjadi pada pukul 03.00 WIB di KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat. Juru Bicara Polri, Muhammad Iqbal mengatakan massa berjumlah sekitar 200 orang itu sudah diatur dan disiapkan dengan beragam barang bukti yang mendukung.

Bentrok di Petamburan, Polisi Sita Ambulans Partai Berisi Batu 


Ada Upaya Sistimatis Rusuh, Istana Imbau Warga Hindari Lokasi Aksi 22 Mei

12:57 WIB22 Mei

Pendemo memblokir Jalan Slipi 1 di Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta  masyarakat untuk menghindari lokasi aksi 22 Mei. Alasannya, aksi   ini telah ditunggangi oleh kelompok-kelompok tertentu.

Menurut Moeldoko, ada upaya kelompok-kelompok tersebut menciptakan kerusuhan pada aksi 22 Mei ini. Kendati begitu, ia belum bisa memastikan kelompok yang menunggangi aksi.

Ada Upaya Sistematis Rusuh, Istana Imbau Warga Hindari Lokasi Aksi 22 Mei 


Moeldoko: Jakarta Terkendali

12:37 WIB22 Mei

Massa pendemo berhadapan dengan barikade polisi di Jl. Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Rabu siang (22/5/2019). (Foto: ANTARA/Hafidx Mubarak A/aww)

KBR, Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, menyebut kondisi keamanan di Indonesia, khususnya Jakarta, masih terkendali. Hanya saja Bekas Panglima TNI ini mengimbau masyarakat untuk menghindari area-area unjuk rasa seperti di kawasan Sudirman, Jakarta juga daerah lain yang menjadi fokus pergerakan massa.

Moeldoko: Jakarta Terkendali 


Polisi: 99 Perusuh Sudah Ditangkap, Banyak yang Bau Alkohol

12:19 WIB22 Mei

Kerusuhan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu dini hari (22/5/2019). (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat/pras)

KBR, Jakarta - Sejak Selasa (21/5/2019) malam hingga Rabu (22/5/2019) siang, kepolisian menangkap 99 perusuh dari beberapa lokasi   di Jakarta. Kata Kapolres Jakarta Barat, Hengki Hariyadi, petugas mencium bau alkohol dari sebagian besar orang yang ditangkap.

Polisi: 99 Perusuh Ditangkap, Banyak yang Bau Alkohol 


Isu di Medsos, Ditengarai Penyebab Bentrok Massa di Pontianak Rabu Pagi

12:03 WIB22 Mei

Walikota Pontianak Edy Rusdi Kamtono bersama Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono sedang berdiskusi untuk bernegosiasi dengan pedemo. (KBR/Edho Sinaga)

KBR, Pontianak - Bentrokan antara massa dan petugas kepolisian di Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada Rabu (22/5/2019) pagi,  diduga karena massa terpancing isu-isu yang beredar di Media Sosial. Isu itu berkaitan hoaks penembakan terhadap pedemo di Jakarta yang mengakibatkan korban meninggal.

Juru bicara Polda Kalbar, Donny Charles Go mengatakan dalam aksi yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB tersebut massa membakar 2 pos polisi. Yang pertama dibakar yakni Pos Polantas Pontianak Timur, dan yang kedua pos di Jalan Sultan Hamid II.

Isu di Medsos Ditengarai Jadi Sebab Bentrok di Pontianak 


Stasiun Tanah Abang dan Palmerah Tutup Sementara

11:31 WIB22 Mei

Akses pintu keluar/masuk Stasiun Tanah Abang dalam kondisi tertutup di Jakarta, Rabu (22/5/2019). PT KCI mengarahkan penumpang kereta untuk beralih ke stasiun alternatif. (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra/aww)

KBR, Jakarta - Stasiun Tanah Abang dan Palmerah ditutup sementara, sehubungan dengan kerusuhan yang terjadi di kawasan tersebut Rabu (22/05) dini hari tadi. Pengguna KRL yang hendak berangkat atau menuju stasiun Tanah Abang dan Palmerah disarankan beralih ke stasiun alternatif.

Stasiun Tanah Abang dan Palmerah Tutup Sementara 


Mabes: 20 Provokator yang Ditangkap dari Luar Jakarta

11:20 WIB22 Mei

Massa perusuh membakar ban di tengah Jl. Ks Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat (22/5/2019). (Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra/aww)

KBR, Jakarta - Juru bicara Mabes Polri  Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan telah menangkap  lebih dari 20 orang terduga provokator dalam kerusuhan pascarekapitulasi suara. Menurutnya, para provokator berasal dari luar Jakarta. Mereka saat ini ditahan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan.

Mabes Tangkap Provokator Ricuh Aksi 22 Mei 


Ini Data Korban Bentrokan Pasca-Aksi Demo di Bawaslu

11:01 WIB22 Mei

Seorang warga yang terluka mendapatkan perawatan saat bentrok antara polisi dan massa di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Jumlah korban bentrokan pasca Pemilihan Umum (Pemilu) hingga pukul 9 WIB tercatat korban meninggal sejumlah 6 orang dan korban luka mencapai lebih dari 200 orang. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyampaikan korban tersebar di 10 Rumah Sakit (RS) siaga Jakarta.

Data Korban Bentrokan Pasca-Aksi Demo di Bawaslu 


Pasca-Bentrok, Pasukan TNI Turun ke Petamburan

10:45 WIB22 Mei

Sejumlah warga menggotong rekannya yang terluka dalam kerusuhan di tengah Jalan KS. Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Pasukan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) diterjunkan ke Petamburan, Jakarta Pusat. Pada Rabu dini hari di kawasan itu terjadi aksi bentrok mengakibatkan belasan mobil dibakar.


Pasca-Bentrok, Pasukan TNI Turun ke Petamburan



Ini Kronologi Bentrok Aksi Demo di Bawaslu Hingga rabu Dini Hari

10:29 WIB22 Mei

Sejumlah mobil terbakar akibat demo rusuh di Komplek Asrama Brimob, Petamburan, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)

Pasca penetapan rekapitulasi suara Pemilu 2019, telah terjadi beberapa kali bentrokan antara aparat dengan massa pendemo. Sepanjang Selasa malam (21/5/2019) sampai Rabu pagi (22/5/2019) bentrokan terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta.


Bentrokan Pasca Rekapitulasi Suara, Ini Kronologi Awalnya


Bentrokan Pasca Rekapitulasi Suara, Ini Kronologi Awalnya

10:23 WIB22 Mei

Petugas kepolisian menembakan gas air mata ke arah massa perusuh saat terjadi bentrokan di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja/pras).

KBR, Jakarta - Pasca penetapan rekapitulasi suara Pemilu 2019, telah terjadi beberapa kali bentrokan antara aparat dengan massa pendemo.

Sepanjang Selasa malam (21/5/2019) sampai Rabu pagi (22/5/2019) bentrokan terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

Berikut kronologi singkat sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara. 


Sejumlah Politikus datangi Rumah Prabowo Semalam

10:22 WIB22 Mei

Polisi dan warga menangkap seorang yang diduga menjadi provokator pembakaran mobil di Komplek Asrama Brimob, Petamburan, Jakarta, Rabu (22/5/2019)dini hari. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Istri politikus Gerindra Ahmad Dhani, Mulan Jameela mendatangi rumah Prabowo Subianto di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). Mulan datang menaiki mobil berwarna hitam dengan nomor pelat  B 2710 SYW. Mulan tiba di rumah Prabowo sekitar pukul 20.10 WIB. Ia datang di temani putri Tiarani Savitri.

Mereka yang Sambangi Rumah Prabowo Selasa malam


Situasi Pukul 08:30 di dekat Kantor Bawaslu

10:08 WIB22 Mei

Massa melakukan perlawanan ke arah Brimob di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari. (Foto: Antara)


Polri: Ada Temuan, Aksi 22 Mei Tidak Murni Aksi Damai

10:02 WIB22 Mei

Petugas kepolisian beraktivitas di dekat kendaraan milik kepolisian yang terbakar, di kawasan Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Mabes Polri menyebutkan ada upaya pelanggaran hukum pada kegiatan aksi demo yang berlangsung 22 Mei 2019. Juru bicara Mabes Polri Muhammad Iqbal mengatakan, aksi demo tidak akan berjalan damai. Hal itu dikatakan iqbal berdasarkan laporan intelijen kepolisian.

Ada Temuan, Aksi 22 Mei Tidak Murni Aksi Damai


Petamburan Pasca Kerusuhan Pukul 09:30

09:54 WIB22 Mei

Belasan mobil hangus di markas Brimob, Petamburan, Rabu (22/05). (Foto: KBR/Farid H.)

KBR, Jakarta- Belasan mobil di kawasan asrama Brimob, Petamburan hangus pasca kerusuhan Rabu dini hari.


Kantor Bawaslu Pukul 07 Pagi

09:43 WIB22 Mei

Petugas kepolisian melakukan pengamanan saat terjadi bentrok dengan pendemo rusuh, di Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto: Antara)


Tuding Curang, Prabowo akan Gugat ke MK

14:26 WIB21 Mei

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno berjabat tangan seusai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Prabowo menyampaikan, paslon 02 tidak akan menerima hasil perhitungan  suara yg dilakukan KPU selama penghitungan tersebut bersumber pada kecurangan yang merugikan 02.  kata dia, usai mendapat masukan dari relawan dan koalisi partai, Paslon 02 akan mengajukan upaya hukum.

Tuding Curang, Prabowo akan Gugat ke MK


Tanggapi Rekapitulasi KPU, Jokowi Janjikan Kemakmuran

14:11 WIB21 Mei

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (ketiga kiri) dan Sandiaga Uno (ketiga kanan) melambaikan tangan seusai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Calon Presiden petahana Joko Widodo dan calon wakil presiden Maruf Amin mendeklarasikan kemenangan dari Pilpres 2019 di Kampung Deret, Johor Baru, Jakarta Pusat. Jokowi berterima kasih pada masyarakat yang telah memilihnya pada Pilpres, April lalu. Jokowi pun menjanjikan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia, setelah dilantik Oktober mendatang.

Deklarasikan Kemenangan, Jokowi Janjikan Kemakmuran Rakyat


Mahkamah Konstitusi, Jalur Gugatan Sengketa Hasil Pemilu

14:02 WIB21 Mei

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (ketiga kiri) dan Sandiaga Uno (ketiga kanan) melambaikan tangan seusai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019). (Foto: Antara

KBR, Jakarta - Gugatan sengketa Pemilihan Umum (Pemilu) hanya dapat diajukan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).  Pakar Hukum Tata Negara dari Universitas Andi Djemma Sulawesi Selatan (Sulsel), Lauddin Marsuni menjelaskan, kewenangan MK terkait sengketa Pemilu - berdasarkan UUD '45 dan UU Pemilu -, adalah melakukan pemeriksaan dan memutuskannya. 


Pakar: Mahkamah Konstitusi, Jalur Gugatan Sengketa Hasil Pemilu


Polisi Tarik Surat Penyelidikan Dugaan Makar Prabowo

13:09 WIB21 Mei

SPDP Prabowo.

KBR, Jakarta- Polda Metro Jaya mencabut Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP) terhadap Prabowo Subianto. Menurut Juru bicara Polda Metro, Argo Yuwono, pemberian SPDP belum harus dilakukan, lantaran belum ada penyelidikan awal terkait keterangan tersangka.  

Polda Metro Jaya Tarik Surat Penyelidikan Dugaan Makar Prabowo Subianto


TPN 01 Ajak BPN 02 Bersatu

12:42 WIB21 Mei

Perwakilan saksi TKN 01 I Gusti Putu Artha (kiri) dan perwakilan saksi BPN 02 Didik Hariyanto (kanan) mengangkat tangan seusai mengikuti rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional dan penetapan hasil Pemilihan Umum tahun 2019 di gedu

KBR, Jakarta- Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Jokowi-Maruf Amin menyayangkan penolakan penetapan rekapitulasi nasional dari kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02  Prabowo-Sandi. Juru bicara saksi Jokowi-Maruf Amin, I Gusti Putu Artha mengatakan, kubu Prabowo-Sandi harusnya ikhlas dan berbesar hati menerima hasil Pemilu dengan baik dan berkontestasi 5 tahun mendatang.

Rekapitulasi Suara KPU Selesai, TPN 01 Ajak BPN 02 Bersatu


Pasca Penetapan Perolehan Suara Pemilu, 50 Ribu Aparat Gabungan Masih Disiagakan

12:28 WIB21 Mei

Sejumlah personel kepolisian berjaga di depan kantor KPU, Jakarta, Senin (20/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Pemerintah menurunkan 50 ribu aparat gabungan untuk pengamanan pasca penetapan perolehan suara   Pemilu 2019 di Gedung KPU. Juru bicara Polda Metro Jaya,  Argo Yuwono, mengatakan, selain mengamankan gedung-gedung pemerintahan, aparat juga akan diturunkan untuk mengamankan pasar, mall, stasiun kereta, terminal, dan pusat kegiatan ekonomi lainnya.

50 Ribu Aparat Gabungan Masih Disiagakan   


Rekapitulasi Suara KPU Selesai, BPN 02 Sesalkan Demokrat Tanda Tangan

12:18 WIB21 Mei

Perwakilan saksi TKN 01 I Gusti Putu Artha (kiri) dan perwakilan saksi BPN 02 Didik Hariyanto (kanan) seusai rekapitulasi suara di gedung KPU, Jakarta, Selasa (21/5/2019) dini hari. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menolak hasil final rekapitulasi suara Pilpres. Saksi pasangan Prabowo-Sandi menolak menandatangani penetapan hasil rekapitulasi suara tingkat nasional yang menunjukkan  pasangan capres nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin unggul dalam perolehan suara.

Juru bicara saksi pasangan Prabowo-Sandi, Didi Haryanto menolak dan tidak mengakui penetapan rekapitulasi nasional yang dilakukan KPU. Alasannya, banyak kecurangan yang terjadi selama proses penetapan rekapitulasi, salah satunya saat pleno KPU Papua, di mana 24 distrik di provinsi itu tidak mengikuti pemilu dan 23 rekomendasi Bawaslu tidak ditindaklanjuti KPU.

Rekapitulasi Suara KPU Selesai, BPN 02 Tolak Tandatangan


Cegah Rusuh, Ulama Cilacap Terbitkan Maklumat

12:08 WIB21 Mei

Ratusan Brimob apel pagi di depan kantor KPU, Selasa (21/05). (Foto: KBR/Resky N.)

KBR, Cilacap - Ratusan ulama di Cilacap, Jawa Tengah, mengeluarkan tujuh maklumat  untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terkait pengumuman dan penetapan hasil Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pegiat kerukunan umat beragama Cilacap, Taufik Hidayatulah mengatakan, tujuh maklumat itu merupakan hasil multaqo atau pertemuan ulama, pimpinan pondok pesantren, habib dan cendekiawan muslim se-Cilacap, yang digelar hingga Senin (20/05) malam.



Terbitkan 7 Maklumat, Ratusan Ulama Cilacap Serukan Persatuan Demi NKRI


Prabowo Imbau Pendukungnya Aksi Damai

11:57 WIB21 Mei

Dalam rekaman video yang disampaikan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo mengatakan, “Aksi atau kegiatan yang saudara-saudara lakukan, saya menghimbau agar semua kegiatan berjalan dengan semangat perdamaian. Karena itu langkah konstitusional, langkah demokratis tetap damai tanpa kekerasan apapun," ujarnya (21/5/2019).


Usai Penetapan Suara, Prabowo Imbau Pendukungnya Gelar Aksi Secara Damai


PWNU Jatim Haramkan Aksi People Power 22 Mei

11:50 WIB21 Mei

Prajurit TNI AD berada di dalam kendaraan taktis dan tempur Anoa terparkir di kawasan LTC Glodok, Jakarta, Selasa (21/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Surabaya- Katib Syuriah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Syafruddin Syarif mengatakan, sesuai hasil 'bahtsul masail' para kiyai sepuh, maka gerakan Aksi 22 Mei yang bertujuan menolak hasil Pemilu 2019, diharamkan. Alasannya, tindakan itu  membawa mudharat bagi masyarakat. 

PWNU Jatim Haramkan Aksi People Power 22 Mei

 


Apel Pengamanan KPU Pasca Penetapan Penghitungan Suara Pemilu 2019

11:41 WIB21 Mei

Anoa bersiaga

Anoa bersiaga di Glodok Plaza 21/05 (Foto: Antara)


KPU Tuntaskan Penghitungan Suara Pemilu 2019

11:19 WIB21 Mei

KBR, Jakarta- Pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinyatakan sebagai pemenang dalam kontestasi Pemilu Presiden 2019. Hasil ini ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah menyelesaikan hasil rekapitulasi semalam, Senin (20/5/2019) yang disusul dengan pengumuman resmi pada Selasa dini hari. 


Rekapitulasi Suara KPU Selesai, Jokowi-Maruf Amin Unggul 55,5%


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tak Berpihak Pada Nelayan, Pemerintah Didesak Revisi Perda Zonasi Wilayah Pesisir