Share This

Yang Dibahas Presiden Jokowi dan PM India Narendra Modi

"Komunikasi intensif terus dilakukan untuk memajukan kerjasama di Indo Pasifik. Kami sepakat memajukan kerja sama infrastruktur dan konektivitas, termasuk pembangunan di pulau Sabang dan Andaman."

BERITA , NASIONAL

Rabu, 30 Mei 2018 15:25 WIB

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan PM India Narendra Modi saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/5). (Foto: ANTARA/ Wahyu P)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri India Narendra Modi sepakat meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan dan ekonomi. Jokowi mengatakan, India merupakan mitra dagang terbesar kedua bagi Indonesia. Peningkatan kerja sama itu salah satunya melalui proyek pembangunan pelabuhan di Sabang.

"Komunikasi yang intensif terus dilakukan untuk memajukan kerjasama di Indo Pasifik. Kami sepakat memajukan kerja sama infrastruktur dan konektivitas, termasuk pembangunan di pulau Sabang dan Andaman," kata Jokowi di Istana Merdeka, Rabu (30/5/2018).

Dalam lawatan Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan ke India pada pekan lalu, Luhut menyebut akan ada pembangunan pelabuhan baru dan rumah sakit di Sabang. Proyek itu hasil kerja sama Indonesia dan India.

Jokowi juga sempat menyentil kebijakan India yang menaikkan bea masuk untuk produk sawit. India baru saja menaikkan bea masuk minyak sawit mentah hingga 44 persen, sementara produk turunannya 54 persen.

Jokowi mengklaim PM India Narendra Modi setuju untuk mengevaluasi kebijakan itu.

Baca juga:

Pada kunjungan kali ini, ada sembilan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Jokowi dan Modi. Nota kesepahaman itu mengatur kerja sama di bidang pertahanan, proyek perkeretaapian, iptek, pengembangan kapasitas aparatur sipil negara, regulasi produk obat, hingga eksplorasi dan penggunaan antariksa.

"Secara khusus saya mengundang investasi india di bidang infrastruktur seperti pelabuhan, bandara, industri farmasi, khususnya obat yang belum dapat diproduksi di Indonsia."

Sementara Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, kerja sama di bidang perkeretaapian masih dalam tahap penjajakan. Sejauh ini, menurutnya, belum ditentukan lokasi pasti. Namun Budi menyebut salah satu lokasi yang potensial adalah proyek pembangunan trem di Surabaya.

Ini kali pertama Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan kunjungan resmi ke Indonesia, setelah pada Desember 2016 dan Januari 2018--dalam rangka ASEAN India Commemorative Summit--Jokowi ke India. Lawatan dilakukan Modi untuk menyambut 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India pada 2019. Jokowi dan Modi sempat terlihat menerbangkan layang-layang di halaman Monumen Nasional (Monas) setelah mengikuti rangkaian upacara penyambutan.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.