PPP Akan Gugat Rekapitulasi Sumsel ke MK

KBR, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan akan menggugat keputusan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum untuk Daerah Pemilihan I Sumatera Selatan ke Mahkamah Konstitusi.

BERITA

Jumat, 09 Mei 2014 22:14 WIB

Author

Guruh Riyanto

PPP Akan Gugat Rekapitulasi Sumsel ke MK

ppp, rekapitulasi suara, sumatera selatan

KBR, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan akan menggugat keputusan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum untuk Daerah Pemilihan I Sumatera Selatan ke Mahkamah Konstitusi. Calon Anggota DPR PPP dari dapil itu, Ahmad Yani mengatakan, hasil rekapitulasi berdasarkan pada data palsu. Akibatnya, ia kehilangan puluhan ribu suara. (Baca: KPU Perpendek Proses Rekapitulasi Suara Pileg)

"Bisa tertunda karena sumber angka ini dari angka bermasalah, bagaimana kita mau merekap C1 , memutuskan sesuatu, asal muasalnya ada yang bermasalah. Tapi sudahlah, kami tidak menginginkan ini, bentuk jiwa besar kami. Kami memberikan catatan-catatan terus. Buat PPP adalah jadikan ini bagian, dalam berita acara, tidak hanya di Musi Rawas, tapi di daerah-daerah yang kami sebutkan tadi," kata Calon Anggota DPR PPP dari dapil Sumatera Selatan I, Ahmad Yani di KPU, Jumat (09/08).

Calon Anggota DPR PPP dari dapil Sumatera Selatan I, Ahmad Yani mencontohkan, terdapat banyak data yang mencurigakan. Di antaranya adalah data TPS yang tingkat partisipasi pemilih mencapai 100%.

Sebelumnya, KPU Sumatera Selatan mengambil alih rekapitulasi ulang sejumlah kabupaten di dapil ini. Di antaranya adalah kabupaten Musi Rawas tempat dicurigai banyak terjadi kecurangan. KPU akhirnya mengesahkan rekapitulasi pemilu di Sumatera Selatan setelah membahasnya dua kali.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10