PKB Klaim Suaranya Banyak Hilang

KBR, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim perolehan suara partainya banyak yang hilang.

BERITA

Sabtu, 10 Mei 2014 13:22 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

PKB Klaim Suaranya Banyak Hilang

PKB, surat suara, kpu, pemilu, imam nachrowi

KBR, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim perolehan suara partainya banyak yang hilang. Akibatnya, partai tersebut tidak bisa masuk jajaran empat besar dan kalah oleh Partai Demokrat. Sekretaris Jenderal PKB, Imam Nachrowi beralasan, perolehan suara partainya seharusnya mencapai 13 juta.


Namun, pada rekapitulasi suara resmi KPU, PKB hanya meraih 11,2 juta suara atau sembilan persen suara nasional. PKB mengaku bakal menggugat hasil putusan tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK). (Baca: PKB Sepakat Berkoalisi dengan PDIP)


"Pemilih PKB itu dengan tulus iklas memberi mandat dan kepercayaan pada PKB. Tapi, mereka menjerit hari ini karena 1,8 juta suara PKB itu hilang begitu saja. Kalau hilang karena sistem yang ada kami sangat memaklumi. Tapi kalau hilangnya banyak demit, gendurwo, apalagi di daerah, saya kira kami akan membawa ini untuk mencari keadilan yang seadil-adilnya," kata Sekjen PKB Imam Nachrowi di KPU, Sabtu (10/05).

Sebelumnya, KPU menetapkan hasil akhir penghitungan suara nasional. Penghitungan KPU menetapkan PDI Perjuangan menang dengan 18 persen suara. Urutan kedua digondol Partai Golkar dengan 14 persen suara dan ketiga Gerindra dengan 11 persen suara. Partai Demokrat sendiri berada di urutan keempat dengan 10 persen suara, sementara PKB meraih sembilan persen suara nasional.


Editor: Quinawaty Pasaribu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Waspada Beragam Modus Perdagangan Orang

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12