Bagikan:

Pengamat Prediksi Aduan Hasil Pemilu ke MK Tak Banyak

- Jumlah pengaduan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi diperkirakan bakal menurun, jika dibanding pemilu 2009 lalu.

BERITA

Sabtu, 10 Mei 2014 23:06 WIB

Pengamat Prediksi Aduan Hasil Pemilu ke MK Tak Banyak

Sengketa pemilu, jumlah aduan, MK

KBR68H, Jakarta - Jumlah pengaduan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi diperkirakan bakal menurun, jika dibanding pemilu 2009 lalu.  Koordinator Gerakan Sejuta Relawan pengawas Pemilu Yusfitriadi mengatakan, penurunan terjadi lantaran MK sudah memperketat pengajuan gugatan. Selain itu, menurutnya dalam pemilu kali ini banyak sengketa pemilu yang hanya melibatkan internal partai. 


"Pertama, MK hanya akan menerima laporan yang besar-besar. Kedua, MK hanya menerima laporan jika ada rekomendasi dari parpol bahkan ditandatangani oleh ketua parpol. Yang paling banyak kasus adalah berantem di internal partai, perebutan suara, perpindahan suara dari partai ke caleg. Bahkan mungkin tidak terlalu banyak kalau berebut antar partai, tapi di internal partai. Secara hukum, kalau di internal partai agak repot ketua partai mengadukan ke MK. Itu kader mereka semua kok," kata Koordinator Gerakan Sejuta Relawan pengawas Pemilu Yusfitriadi ketika dihubungi KBR68H, Sabtu (10/05).


Pada 2009, Mahkamah Konstitusi mengadili 600 berkas sengketa pemilu. Dari jumlah tersebut, MK hanya mengabulkan 60-an aduan atau 10 persen dari kasus yang masuk.


Semalam, KPU menetapkan hasil perhitungan suara nasional. Setelah ditetapkan, sejumlah partai mengaku akan melayangkan gugatan keberatan ke Mahkamah Konstitusi. Di antaranya adalah Partai Bulan Bintang, PKPI dan PPP.

 

Editor: Sutami

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Lampu Hijau untuk Ganja Medis?