KPU Akhirnya Sahkan Rekapitulasi Jawa Barat

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mengesahkan penghitungan suara nasional DPD dan DPR untuk Provinsi Jawa Barat. Namun, KPU masih harus menindaklanjuti sejumlah catatan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

BERITA

Jumat, 09 Mei 2014 19:02 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

KPU Akhirnya Sahkan Rekapitulasi Jawa Barat

pemilu, rekapitulasi, suara, kpu, jppr

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mengesahkan penghitungan suara nasional DPD dan DPR untuk Provinsi Jawa Barat. Namun, KPU masih harus menindaklanjuti sejumlah catatan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua KPU, Husni Kamil Manik mengatakan, salah satu catatan itu adalah persoalan sengkarut surat suara di Sukabumi.

"Untuk rekapitulasi hasil penghitungan suara DPR RI Jabar Tiga (ketok palu). Dengan begitu, maka seluruh dapil Jabar, baik DPR RI maupun DPD telah tuntas, dan kepada ketua, anggota, sekretariat KPU, begitu juga Bawaslu provinsi Jawa Barat kami mengucapkan terima kasih. Tapi, jangan lupa catatan-catatan tadi harus ditindaklnjuti," kata Ketua KPU Husni Kamil Malik di KPU, Jumat (9/5).

Jawa Barat merupakan provinsi dengan daerah pemilihan terbanyak. KPU membutuhkan hampir dua hari untuk memeriksa kembali rekapitulasi suara di provinsi itu. Provinsi Jawa barat dibagi dalam 11 dapil dan 91 kursi DPR. Di Jawa Barat, PDI Perjuangan memenangi Pemilu Legislatif dengan 18 kursi dan Golkar dengan 17 kursi.


Sementara itu,  Kepolisian Indonesia mengerahkan 700 personelnya untuk mengawal hari terakhir penghitungan suara nasional di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kepala Kepolisian Indonesia, Sutarman mengatakan, jumlah itu bisa bertambah dengan bantuan TNI  jika dibutuhkan. Kata dia, pengamanan itu merupakan bagian dari seluruh pengamanan tahapan pemilu.

"Setelah penetapan nanti ada gugatan, gugatan di MK tentunya, ada waktunya 30 hari. Seluruh tahapan akan kita siapkan. Di daerah kita siapkan pengamanan. Di daerah kondisinya masih tenang," kata Kapolri Sutarman di KPU.

Kepala Kepolisian Indonesia, Sutarman sudah meminta pada Panglima TNI Moeldoko agar mempersiapkan pasukan cadangan itu jika dibutuhkan.

KPU rencananya menuntaskan penghitungan suara nasional malam ini. Pengesahan itu molor dari rencana semula pada 6 Mei lalu. UU Pemilu 8/2012 memerintahkan KPU menetapkan rekapitulasi nasional paling lambat malam ini.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11