Bagikan:

Hanura Resmi Gabung Koalisi PDIP

KBR - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memutuskan bergabung dengan koalisi PDI Perjuangan.

BERITA

Sabtu, 17 Mei 2014 14:16 WIB

Hanura Resmi Gabung Koalisi PDIP

hanura, koalisi, pdip, capres

KBR - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memutuskan bergabung dengan koalisi PDI Perjuangan. Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husein beralasan, calon presiden Joko Widodo memiliki peluang menang lebih besar dalam pemilihan presiden nanti. Selain itu, Partai Hanura dan PDI Perjuangan telah mempunyai hubungan dekat lantaran selama lima tahun terakhir keduanya bersama - sama menjadi oposisi dalam pemerintahan.

"Akhirnya diambil suatu keputusan untuk Hanura bersama-sama, bekerja bersama-sama dengan PDIP, dan partai pengusung lainnya dalam rangka untuk mengusung Pak Jokowi maju di dalam pilpres nanti. Melihat daripada popularitas calon yang akan diusung ini dan mempunyai kemungkinan yang kira-kira bisa memenangkan pertarungan," kata Saleh Husein, (17/5).

Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husein menambahkan, partainya menyetujui konsep koalisi tanpa syarat yang diajukan PDI Perjuangan. Ia mengaku siap bekerja sama untuk mewujudkan pemerintahan yang kuat. (Baca: Gerindra Harapkan Hanura Masuk Koalisi)

Hari ini, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto bertemu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta Pusat. Pertemuan keduanya menandai masuknya Partai Hanura dalam koalisi. Bergabungnya Partai Hanura membuat koalisi pendukung Jokowi makin bertambah. Presentase suara keempat partai yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB dan Partai Hanura yang jika dijumlahkan telah mencapai sekitar 38 persen.

Editor: Nanda Hidayat

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Subsidi dan Tata Kelola Pupuk Indonesia

Most Popular / Trending