Awal Juni KPU Mulai Tetapkan DPT Pilpres

KBR, Jakarta- Komisi Pemilihan Umum akan mengumumkan hasil pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden mulai 7-9 Juni 2014 di tingkat kabupaten/kota. Sedangkan untuk tingkat nasional diumumkan 11-13 Juni.

BERITA

Kamis, 29 Mei 2014 17:05 WIB

Author

Evelyn Valanta

Awal Juni KPU Mulai Tetapkan DPT Pilpres

KPU, capres, cawapres, presiden

KBR, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum akan mengumumkan hasil pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden mulai 7-9 Juni 2014 di tingkat kabupaten/kota. Sedangkan untuk tingkat nasional diumumkan 11-13 Juni.

"DPT ini akan kita tetapkan di tingkat kabupaten kota seluruh Indonesia, itu tanggal 7 sampai 9 Juni," kata Anggota KPU Hadar Gumay, Kamis (29/5).

Ia mengaku saat ini proses perbaikan daftar pemilih sementara (DPSHP ) masih terus dilakukan di tingkat kabupaten kota dan provinsi. Sebab tak sedikit jumlah daftar pemilih sementara hasil perbaikan yang masih bermasalah. Misalnya, dalam catatan KPU di Jawa Tengah menemukan 4.904 nama bermasalah yang tercantum dalam DPSHP.

"Jadi betul di beberapa kabupaten/kota itu masih ada yang salah, belum tuntas DPSHP-nya. Nah, memang masih ada yang tertinggal di beberapa kabupaten/kota. Kami masih beri waktu sampai akhir pekan ini. Nanti di awal minggu depan DPSHP ini sudah kami rekap secara nasional. Kemudian kami mulai menyusun DPT. Jadi, dari DPSHP kita akan olah menjadi DPT," terang Hadar.

Meski beberapa kabupaten kota belum merekap DPSHP. Tapi ia mengklaim sebagian besar perbaikan data pemilih sementara itu sudah selesai.

"Yang sudah tercatat ada 185 juta di dalamnya. Tapi, saya yakin itu yang belum tuntas cuma beberapa dari 497 kabupaten kota seluruh Indonesia," imbuhnya.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10