Juara Olimpiade Fisika Menagih Janji Beasiswa dari Presiden

KBR68H, Jakarta - Sebuah kabar baik datang dari anak-anak muda Indonesia. Baru saja berakhir Asian Physics Olympiad / APhO (Olimpiade Fisika - Asia) yang ke-14 di Bogor, Jawa Barat kemarin.

BERITA

Senin, 13 Mei 2013 10:49 WIB

Author

Doddy Rosadi

Juara Olimpiade Fisika Menagih Janji Beasiswa dari Presiden

olimpiade fisika, juara, beasiswa, Presiden SBY, jakarta

KBR68H, Jakarta - Sebuah kabar baik datang dari anak-anak muda Indonesia. Baru saja berakhir Asian Physics Olympiad / APhO (Olimpiade Fisika - Asia) yang  ke-14 di Bogor, Jawa Barat kemarin. Tim Indonesia meraih Absolute winner dengan merebut 2 emas, 2 perak, 2 perunggu dan 2 honorable mention. Gelar absolute winner yang diraih siswa/i Indonesia dalam tim merah-putih di IPhO 2013, mengulang kisah sukses yang sama di Olimpiade Fisika Internasional (International Phisics Olympiad atau IPhO) ke-37, diselenggarakan di Singapura pada 8-17 Juli 2006. Bagaimana cerita fisikawan muda Indonesia itu bisa meraih sukses? Simak perbincangan penyiar KBR68H Irvan Imamsyah dan Sutami dengan Hendra Kwee, Ketua Panitia Olimpiade Fisika tingkat Asia 2013, dalam program Sarapan Pagi

Sapu bersih atau bagaimana ceritanya  tim Indonesia?

Untuk pencapaian total medali emas sebenarnya kita di bawah tim Cina yang dapat delapan medali emas. Tapi kalau pencapaian individu ya bisa dikatakan kita mengalahkan semua  tim, karena siswa kita Himawan mendapat nilai tertinggi untuk keseluruhan peserta 147, selain itu Himawan juga mendapat penghargaan sebagai peserta dengan nilai eksperimen terbaik.

Apa yang dilakukan Himawan?

Jadi di olimpiade fisika ada dua bagian tes, ada tes teori dan eksperimen. Masing-masing tes lima jam, jadi untuk yang tahu ini tes teori dilaksanakan tanggal 7 dan tes eksperimen tanggal 9. Mereka mengerjakan soal yang teori tiga soal walaupun banyak sub pertanyaan, kemudian untuk bagian eksperimen cuma satu eksperimen tapi banyak bagian di dalamnya. Jadi eksperimen tahun ini mengenai wind tunnel, jadi mereka mempelajari fenomena angin, belajar berbagai mekanisme untuk mengukur kecepatan angin.

Saingan terberat dari Himawan ini negara mana?

Iya tim Cina tim yang sangat kuat. Hampir setiap tahun mereka dapat hasil yang sangat baik, umumnya di tahun-tahun lalu mereka yang dapat absolute winner. Cuma kebetulan kita yang mengalahkan mereka itupun dengan selisih poin yang tipis sekali ,jadi siswa kita Himawan dapat 35,9 sedangkan siswa Cina 35,6.

Apa yang dilakukan tim Cina?

Sebenarnya setiap siswa mengerjakan soal yang sama cuma ada penilaian-penilaian per bagian. Untuk bagian teori siswa mereka lebih tinggi dari Himawan, tapi bagian yang eksperimen Himawan mengalahkan mereka dengan sedikit lebih banyak sehingga overall total Himawan jadi yang terbaik.
 
Hadiahnya berupa apa?

Sebenarnya kalau dari olimpiadenya sendiri biasanya cuma berupa medali. Jadi apakah ada hadiah-hadiah di luar itu sangat tergantung dari kalau ada sponsor-sponsor yang mau memberikan. Soalnya dari olimpiadenya sendiri memang kebiasaan dari tahun ke tahun supaya tuan rumah yang menyelenggarakan tidak terbebani dengan biaya yang besar, karena kegiatan yang adapun biayanya lumayan besar.

Berarti tinggal ditanggapi pihak-pihak lain dalam ajang ini ya?

Iya kami mengharapkan dari pihak pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada siswa-siswa yang berprestasi ini. Karena sejauh ini yang Olimpiade Fisika Asia ini belum mereka akui dapat beasiswa, internasional sudah.

Perhatian pemerintah sedikit sekali terhadap para kandidat olimpiade muda ini?

Sebenarnya dari aspek pimpinan di atas misalnya Pak Presiden dalam pidato 17 Agustus tahun 2008 beliau menjanjikan ada beasiswa untuk pemenang medali emas, perak, dan perunggu. Cuma memang dalam implementasi lapangan banyak kendala-kendala teknis yang terjadi. Kemarin saya ngobrol dengan salah satu pemenang medali emas kita, menceritakan tentang mekanisme pemberian beasiswa itu entah karena birokrasinya lambat atau ada hal lainnya. Jadi beasiswa yang harusnya turun di tahun pertama baru turun di  tahun kedua dan seterusnya, bisa dikatakan korupsi satu tahun.           

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10