PT Triputra Agro Donasi 3.000 Paket Sembako lewat Gerakan #BagiAsa

Paket didistribusikan melalui Kedai Sayur dan diteruskan kepada Foodbank of Indonesia dalam Gerakan #BagiAsa.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 28 Apr 2020 15:17 WIB

Author

Adi Ahdiat

PT Triputra Agro Donasi 3.000 Paket Sembako lewat Gerakan #BagiAsa

Paket bantuan untuk warga terdampak Covid-19 dari PT Triputra Argo Persada yang disalurkan lewat Gerakan #BagiAsa. (Foto: Ade Wahyudi)

KBR, Jakarta - PT Triputra Agro Persada menyalurkan bantuan berupa 3.000 paket sembako senilai Rp300 juta untuk warga yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Paket didistribusikan melalui Kedai Sayur dan diteruskan kepada Foodbank of Indonesia dalam Gerakan #BagiAsa.

Donasi dari Triputra Agro diberikan langsung oleh Co-founder & CEO Kedai Sayur Adrian Hernanto kepada Co-founder CEO Katadata Metta Dharmasaputra, kemudian diteruskan kepada perwakilan dari Foodbank of Indonesia pada Senin (27/4/2020).

Kedai Sayur adalah anak perusahaan Triputra Group yang bertujuan membantu pedagang sayur meningkatkan bisnis mereka. Marketplace ini terhubung dengan para petani produsen ataupun pemasok sayuran, serta mempermudah distribusi dari tukang sayur ke ke konsumen akhir rumah tangga.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PT Triputra Agro Persada terhadap situasi saat ini di mana banyak warga yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. 3.000 paket sembako akan diberikan kepada 3.000 warga di Jabodetabek yang distribusinya dilakukan oleh Foodbank of Indonesia dalam Gerakan #BagiAsa. Kami memilih  Foodbank of Indonesia karena lembaga tersebut sudah bepengalaman dalam menyalurkan bantuan,” kata Chairman PT Triputra Agro Persada Arif Rachmat di Jakarta, Selasa (21/4/2020).


Tentang #BagiAsa

Chairman PT Triputra Agro Persada Arif Rachmat juga mengapresiasi Gerakan #BagiAsa yang merupakan hasil kolaborasi empat media yaitu Katadata, Bisnis Indonesia, SWA dan KBR bersama kantor pengacara Hendra Soenardi.

Dalam pelaksanaannya, #BagiAsa bekerja sama dengan Foodbank of Indonesia (FoI) dan Accelerice.

Menurut Arif, gerakan ini merupakan bukti nyata kepedulian banyak pihak untuk membantu keluarga kurang mampu serta tenaga medis  dari dampak penyebaran virus Covid-19.

Inisiatif #BagiAsa muncul dari keprihatinan terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat kurang mampu akibat penyebaran virus Covid-19. 

Sebagian besar dari masyarakat harus kehilangan mata pencaharian akibat PHK atau usaha yang dimiliki harus tutup karena tidak ada pembeli.  Tidak hanya masyarakat kurang mampu, #BagiAsa juga membantu tenaga medis melindungi diri dari tertular Covid-19 saat menjalankan tugasnya.

Karena itu bantuan yang disalurkan melalui #BagiAsa tidak hanya digunakan untuk membeli makanan atau paket sembako, tapi juga alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis.

Pengelolaan dan pendistribusian bantuan dalam bentuk makanan dilakukan sepenuhnya oleh Foodbank of Indonesia (FoI) berdasarkan tata laksana yang ketat. FoI akan mengontrol kualitas makanan hingga penyaluran ke kelompok yang membutuhkan sesuai dengan SOP pencegahan penularan Covid-19 yaitu menghindari kerumunan hingga aspek higienis.

Jaringan relawan Foodbank of Indonesia akan mendistribusikan bantuan ke berbagai  tempat. Sementara itu, kebutuhan makanan siap saji dilakukan oleh Accelerice. 


Saluran Donasi

Individu atau korporat yang ingin berpartisipasi dalam Gerakan #BagiAsa dapat menyalurkan donasi melalui Rekening Yayasan Lumbung Pangan Indonesia di Bank BNI: 2005202055.

Setiap donasi yang diterima dan disalurkan untuk Gerakan #BagiAsa akan diaudit oleh auditor independen.

Selain itu, penyaluran bantuan secara rutin akan dilaporkan di kanal media Katadata, Bisnis Indonesia, SWA dan KBR, serta platform media sosial semua pihak yang terlibat dalam Gerakan #BagiAsa. 

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Antisipasi Arus Balik Pemudik ke Jakarta