Presiden: Sisir dan Pangkas Anggaran Tak Penting di Kementerian/Lembaga Negara

"Pangkas belanja-belanja yang tidak prioritas, potong rencana belanja yang tidak mendesak,” ujar Presiden Jokowi.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 14 Apr 2020 11:23 WIB

Author

Dwi Reinjani

Presiden: Sisir dan Pangkas Anggaran Tak Penting di Kementerian/Lembaga Negara

Presiden Joko Widodo instruksikan kementerian dan lembaga negara pangkas anggaran tak penting. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Presiden, Joko Widodo meminta, kementerian dan lembaga negara memangkas anggaran yang tidak penting. Jokowi mengatakan pemangkasan tersebut dilakukan, sebagai upaya memfokuskan pengalihan anggaran dana untuk penanganan COVID-19.

“Terkait refocussing dan realokasi anggaran APBN 2020, saya ingin menekankan sekali lagi agar seluruh kementerian, seluruh lembaga dan seluruh pemerintah daerah menyisir ulang kembali, APBN dan APBD-nya. Pangkas belanja-belanja yang tidak prioritas, potong rencana belanja yang tidak mendesak,” ujar Presiden Jokowi dalam video conference pada Selasa (14/4/2020).

Jokowi meminta alokasi anggaran untuk perjalanan dinas sampai pengeluaran rapat, dialihkan untuk penanganan COVID-19. Misalnya untuk membantu penanganan dalam hal kesehatan maupun penstabilan perekonomian negara.

“Perjalanan dinas, rapat-rapat, belanja-belanja lain yang tidak dirasakan langsung oleh rakyat fokuskan semuanya, fokuskan semua kekuatan kita pada upaya penanganan COVID-19. Baik itu di bidang kesehatan maupun penanganan dampak sosial ekonomi,” seru Jokowi.

Ia mengingatkan bahwa saat ini, pemerintah tengah memfokuskan anggaran penanganan pandemi COVID-19 pada tiga hal yakni bidang kesehatan, pemerataan jaring pengaman sosial, dan stimulus bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mengusung Pilkada yang Sehat dan Berkualitas