PGI Usul Gereja Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

"Gereja-gereja bisa menyiapkan gedung-gedung gereja yang saat ini kosong dan tidak dipakai, untuk tempat isolasi bagi mereka yang terpapar corona, bilamana hal itu layak dan dibutuhkan"

BERITA | NASIONAL

Senin, 13 Apr 2020 10:04 WIB

Author

Lea Citra

PGI Usul Gereja Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah Immanuel menggunakan masker dan sarung tangan membagikan telur Paskah di Boyolali, Jateng, Minggu (12/4). (Antara/Jarot)

KBR, Jakarta-    Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengusulkan gereja-gereja yang kosong dan tak terpakai digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Sekretaris Umum PGI Jacky Manuputty mengatakan, gereja-gereja serta umat kristiani harus membantu penanganan Covid-19.

"Gereja-gereja bisa menyiapkan gedung-gedung gereja yang saat ini kosong dan tidak dipakai, untuk dipakai sebagai tempat isolasi bagi mereka yang terpapar corona, bilamana hal itu layak dan dibutuhkan. Gereja-gereja bahkan harus siap dalam upaya-upaya penanggulangan dampak ikutan, yang disebabkan pandemi corona ini. Misalnya keterpurukan ekonomi dan naiknya angka pengangguran akibat PHK dan sebab lainnya," Kata Jacky saat video conference, Minggu (12/4/2020).

Sekretaris Umum PGI Jacky Manuputty mengatakan, umat harus berempati dan peduli terhadap pasien Covid-19. Ia mengecam sikap diskriminatif terkait kasus Covid-19. Jacky meminta masyarakat bahu-membahu membantu pemerintah menangani kasus Covid-19.

"Terpapar virus corona bukanlah aib atau kutukan Tuhan. Sekali lagi, bukan aib atau kutukan Tuhan. Karenanya stigmatisasi yang mendorong ke tindakan-tindakan diskriminatif terhadap mereka yang terpapar, harus dilawan bersama-sama. Saat berdiam bersama keluarga, literasi dan edukasi hal-hal ini harus terus menerus dilakukan," lanjutnya.

Jacky Manuputty meminta umat kristiani menyisihkan uang dan membantu masyarakat terdampak Covid-19. Umat kristiani dapat memberikan sembako, vitamin, dan kebutuhan masyarakat miskin selama pandemi Covid-19.

Dia meminta umat kristiani mengikuti imbauan pemerintah.

"Bahwa Kristus telah bangkit mengalahkan kematian. Pesan alkitab dari Lukas 24 ayat 5 dan 6, berkisah tentang berita paskah, yang disampaikan oleh dua malaikat kepada para perempuan yang mendatangi kubur Yesus. Berita itu sangat jelas, ia telah bangkit. Di dalam iman kepada Allah yang membangkitkan Yesus Kristus melalui kuasa roh kudus, kita menjadi umat kebangkitan. Kita diutus untuk terus mempersaksikan kehidupan yang kita temukan dalam kristus yang bangkit, melalui kehidupan kita secara pribadi maupun bersama-sama sebagai satu tubuh," ujarnya.

Jacky pun menyemangati para tenaga medis  sebab harus menangani pasien Covid-19. Menurutnya, mereka harus kuat dan teguh melayani pasien. 

Asrama Haji

Kementerian Agama memastikan ruang isolasi bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, siap digunakan.  Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kementerian Agama Ali Irfan dalam keterangan tertulis mengatakan, Kemenag telah menyiapkan lima ruangan dan tidak menutup kemungkinan untuk menambah jumlahnya. 

Ali menyampaikan, lima ruang isolasi itu untuk penanganan Covid-19 kelas medium.

"Saat ini, ruangan yang sudah dapat digunakan berjumlah lima ruang. Dan bukan tidak mungkin jika diperlukan akan terus ditambah. Apabila ada yang positif, maka kita rujuk ke rumah sakit yang sudah dijadikan rujukan nasional. Keberadaan ruang isolasi ini menjadi wujud peran RS Haji Jakarta dan Kemenag untuk terlibat dalam penangangan Covid-19,” ungkap Ali dalam keterangan tertulis yang diterima KBR pada Rabu, (8/4/2020).

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Efektifkah Mini Lockdown ala Jokowi Tekan Kasus Covid-19?