Pakar Patologi: Ada Kemungkinan Hewan Peliharaan Jadi Pembawa Virus Corona

Namun, harus ada penelitian lebih lanjut apakah virus tersebut sama dengan virus corona yang menjangkiti manusia, atau virus model lain yang beradaptasi.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 16 Apr 2020 15:41 WIB

Author

Valda Kustarini

Pakar Patologi: Ada Kemungkinan Hewan Peliharaan Jadi Pembawa Virus Corona

Ilustrasi foto anjing

KBR, Bogor- Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing memungkinkan untuk menjadi carrier atau pembawa virus COVID-19. Hal ini dijelaskan pakar patologi Institut Pertanian Bogor (IPB) Agus Setiyono. Menurutnya, hewan-hewan tersebut tidak harus dalam keadaan sakit, tetapi hewan sehat pun bisa membawa virus SARS-CoV-2. 

Agus menuturkan, hewan peliharaan mungkin saja mengandung virus tetapi tidak memiliki gejala klinis. Namun, ketika hewan berkontak dengan manusia maka virus akan bereaksi dan manusia bisa tertular.

"Secara ini ke anjing ke kucing, atau pet animal. Ada peluangnya boleh jadi kurang lebih sama dengan kelelawar tadi, bukan terinfeksi, dia mengandung virus tapi secara klinis dia tidak menunjukan gejala," kata Agus Setiyono pada KBR, Rabu (8/4/2020).

Agus menyebut hewan peliharaan bisa terinfeksi virus COVID-19. Namun, harus ada penelitian lebih lanjut apakah virus tersebut sama dengan virus corona yang menjangkiti manusia, atau virus model lain yang beradaptasi. Kata dia, meski ada kemungkinan hewan peliharaan sebagai carrier, namun itu bukan pemicu utama menyebarnya virus. 

Data Hewan Tertular COVID-19

Mengutip The Guardian, seorang virolog dari Universitas Nottingham, Jonathan Ball mengatakan kucing bukanlah penyebar virus. Sebab, pemicu utamanya adalah transmisi antarmanusia. Namun, Ball meminta untuk tetap membatasi interaksi dengan hewan peliharaan. 

Ia juga menyarankan selalu mencuci tangan setelah selesai berinteraksi dengan hewan peliharaan dan tidak perlu panik.

Sampai saat ini dilaporkan seekor harimau bernama Nadia di New York, Amerika Serikat, positif COVID-19. Harimau itu diduga tertular dari salah satu pegawai yang mengurusnya di kebun binatang The Bronx Zoo. 

Sebelumnya, seekor kucing di Belgia tertular COVID-19 dari pemiliknya yang telah sakit selama seminggu. Ada pula dua ekor anjing di Hong Kong, di mana salah satunya mati.

Editor: Sindu Dharmawan

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Taiwan Berlakukan Larangan Masuk Pekerja Migran Asal Indonesia

Kabar Baru Jam 7