Kena PHK atau Dirumahkan karena Covid-19? Lapor ke Dinas Tenaga Kerja

Disnaker yang sudah membuka saluran pelaporan online nampaknya baru DKI Jakarta saja.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 03 Apr 2020 16:22 WIB

Author

Adi Ahdiat

Kena PHK atau Dirumahkan karena Covid-19? Lapor ke Dinas Tenaga Kerja

Poster pengumuman di akun Instagram resmi Disnaker DKI Jakarta.

KBR, Jakarta - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Provinsi DKI Jakarta sudah membuka saluran pelaporan online untuk pekerja yang terdampak Covid-19.

"Diharapkan bagi saudara yang terdampak PHK atau dirumahkan tetapi tidak menerima upah (unpaid leave), agar dapat mengisi data lengkap dan valid," jelas Disnaker Jakarta di media sosial resminya, Kamis (2/4/2020).

Pekerja yang memenuhi kriteria itu bisa melaporkan data dirinya di tautan berikut: bit.ly/pendataanpekerjaterdampakcovid19.

Atau:

  1. Unduh formulir di bit.ly/formulirkartuprakerja
  2. Isikan data diri di formulir tersebut
  3. Kirim formulir lewat e-mail ke alamat: disnakertrans@jakarta.go.id

Saluran pelaporan online Disnaker Jakarta dibuka sampai Sabtu, 4 April 2020.

Setelah melaporkan diri, pelapor berkesempatan menjadi penerima Kartu Prakerja. Nantinya, pemegang kartu ini akan mendapat pelatihan kerja, serta bantuan dana senilai Rp3.550.000 per orang dengan rincian:

  • Dana bantuan pelatihan: Rp1.000.000
  • Insentif penuntasan pelatihan: Rp600.000 per bulan, selama empat bulan
  • Insentif survei kebekerjaan: Rp150.000


Provinsi Lain Belum Buka Saluran Pelaporan Online?

Kemenaker sudah memerintahkan Disnaker di seluruh provinsi Indonesia agar mendata pekerja yang kehilangan mata pencaharian akibat Covid-19, baik itu pekerja formal, informal, maupun pelaku usaha kecil menengah (UKM).

Namun, Disnaker yang sudah membuka saluran pelaporan online nampaknya baru DKI Jakarta saja.

Sampai Jumat sore (3/4/2020) Disnaker di beberapa provinsi lain yang ekonominya terdampak wabah seperti Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, belum mengumumkan pembukaan saluran serupa di media sosial ataupun situs resmi mereka.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Akibat Pandemi, Angka Kehamilan dan Pernikahan di Jepang Turun

Survive Corona ala Gue

Bias Kognitif Dalam Masyarakat Saat Pandemi

Eps4. Berhitung Plastik pada Kopi Senja

Seribu Jalan Penolak Undang-undang Cipta Kerja