Indef Minta Masyarakat Tak Takut Simpan Uang di Bank

pemerintah memiliki aturan yang menjamin akan membantu bank, agar tidak gugur dan merugikan masyarakat

BERITA | NASIONAL

Jumat, 10 Apr 2020 20:30 WIB

Author

Astri Septiani

Indef Minta Masyarakat Tak Takut Simpan Uang di Bank

ilustrasi

KBR, Jakarta- lembaga kajian Ekonomi, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyebut masyarakat tak perlu takut menyimpan uangnya di bank, di tengah pandemi Covid-19. 

Ekonom Senior Indef, Aviliani mengatakan pemerintah memiliki aturan yang menjamin akan membantu bank, agar tidak gugur dan merugikan masyarakat. 

Ia menyebut kepanikan masyarakat dengan menarik uangnya karena khawatir dengan situasi sekarang, malah dapat berdampak buruk terhadap sistem moneter.

"Kalau saya punya uang ya saya biarin aja di bank Karena pemerintah pasti dalam kondisi seperti ini akan menjamin. Karena bahaya juga kalau uang keluar dari sistem  perbankan kan akan mempengaruhi sistem moneter juga. Itu biasanya ekonominya malah goyah. Justru yang diharapkan adalah makanya kenapa BI (Bank Indonesia) setiap hari memberikn statement ekonomi hari ini, besok seperti apa nah itu supaya masyarakat tidak terlalu panik dengan kondisi kita. Karena dengan kepanikan masyarakat justru membahayakan," kata Aviliani saat diskusi di Instagram Indef (10/4/20).

Aviliani menambahkan, kepanikan justru berdampak buruk terhadap perekonomian ditengah dituasi seperti ini. 

Contohnya, kata dia, memborong bahan kebutuhan berlebihan justru akan membuat harga kebutuhan di pasar naik tinggi. 

Ia juga menyebut masyarakat bisa membelanjakan uangnya untuk membeli saham yang sekiranya punya prospek bagus karena harganya lebih murah dan bisa dijadikan investasi jangka panjang. 

Aviliani menambahkan, pemerintah juga harus punya strategi untuk menangani dampak Covid-19 baik dari sektor riil dan keuangan supaya pemulihan ekonomi bisa lebih cepat.

Editor: Kurniati Syahdan

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Taiwan Berlakukan Larangan Masuk Pekerja Migran Asal Indonesia

Kabar Baru Jam 7