Share This

Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan, Organisasi Lingkungan Ancam Lapor Polisi

"Supaya ada penanganan yang serius, ada anggaran kita bisa segera me-recovery dampaknya."

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 03 Apr 2018 13:32 WIB

Asap tebal mengepul dari beberapa titik akibat kebakaran yang terjadi di kawasan perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (31/3). (Foto: Antara)

KBR, Balikpapan– Sejumlah organisasi  mendesak kepolisian untuk segera menemukan pelaku atau yang bertanggungjawab akibat terbakar dan tumpahnya minyak di teluk.  Koordinator Koalisasi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan Husain mengatakan, mereka akan melakukan aksi demo dan melaporkan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan ke Polda Kalimantan Timur pada Rabu (04/04) besok.

Mereka juga mengajak masyarakat Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai wilayah yang terdampak untuk bersama-sama mencari pelaku dengan mengumpulkan bukti untuk  menjerat pelaku. Koalisi  juga mendorong Pemerintah Daerah untuk sesegera mungkin  mengembalikan fungsi mangrove maupun melindungi  kelestarian ekosistem.

“Kami meminta, mendesak Pemerintah untuk segera menetapkan kalau memang ini adalah statusnya darurat lingkungan itu harus dinyatakan. Supaya ada penanganan yang serius, ada anggaran kita bisa segera me-recovery dampaknya. Rencana Rabu kita melakukan aksi dan pelaporan di Polda,” ujar Husain, Selasa (03/04).

Tumpahan minyak yang terjadi di Teluk Balikpapan pada Sabtu (31/03) menyebabkan pencemaran salah satu paling parah yang terjadi di Indonesia. Tumpahan minyak menyebar   hingga puluhan mil.

Akibat kejadian itu, air laut menjadi hitam. Sejumlah binatang mati  di antaranya pesut, warga sekitar pesisir terancam sesak nafas karena baru yang menyengat dalam beberapa hari terakhir atau sejak terjadinya tumpahan minyak, di teluk Balikpapan.

Mereka yang tergabung di Koalisi Masyarakat Peduli Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan terdiri dari  Forum Peduli Teluk Balikpapan, Jaringan Advokat Lingkungan Hidup, WALHI Kaltim, STABIL, JATAM Kaltim, JPKP, Forum Buruh Balikpapan, HMI Balikpapan, GMNI Balikpapan, PMII Balikpapan, Mapala UNIBA, BEM UNIBA, MPM UNIBA, Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia Kaltimtara, POKJA 30, BEM SEBA, LKBH UNIBA, Balikpapan Save Bekantan dan Gusdurian Balikpapan.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.