Share This

Dua Korban Kebakaran Sumur Minyak yang Dirawat di Medan Meninggal

"Satu orang lagi dirawat di ruangan pascabedah. Sudah dioperasi namun belum sadarkan diri,"

BERITA , NUSANTARA

Kamis, 26 Apr 2018 11:34 WIB

Seorang korban kebakaran sumur minyak illegal menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zubir Mahmud, Aceh Timur, Aceh, Rabu (25/4). (Foto: Antara)

KBR, Medan- Dua dari tiga orang korban kebakaran sumur pengeboran minyak mentah yang terjadi di Jalan Pendidikan Dusun Kama Dingin, Desa Pasi Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur pada Rabu (25/4) kemarin yang sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, Medan meninggal. Juru bicara RSUP H Adam Malik, Masahadat Ginting mengatakan  korban   yang meninggal  bernama Muhammad Rafi (39)  dan Zainal Abidin (35) warga Dusun Kama Dingin, Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Keduanya telah dibawa pulang keluarga.

Sementara, satu orang lainnya bernama Heri Herliza (19) telah dioperasi dan saat ini sedang mendapat perawatan dari tim medis.

"Satu orang lagi dirawat di ruangan pascabedah. Sudah dioperasi namun belum sadarkan diri," kata Masahadat Ginting kepada KBR, Kamis (26/4/2018).

Kondisi kedua pasien yang meninggal  tersebut mengalami luka bakar di seluruh tubuh lebih  90 persen. Sementara yang masih dirawat dan telah dioperasi luka bakar di seluruh tubuh 78 persen.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.