Bandara Kertajati, Menhub Targetkan 2019 Kelar

"Untuk sisi darat yang tanggungjawab BIJB semula kan bulan Mei. Tapi kami minta bulan Januari maksimal Februari,"

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 15 Apr 2017 12:00 WIB

Author

Ria Apriyani

Bandara Kertajati, Menhub Targetkan 2019 Kelar

Ilustrasi: Petani Majalengka berunjukrasa menolak lahannya diukur untuk pembangunan Bandara Kertajati.


KBR, Jakarta- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Bandar Udara Internasional Kertajati selesai awal 2019. Menurutnya, PT BIJB sudah menyanggupi percepatan tenggat  pembangunan.

Budi optimistis pembangunan bisa selesai paling lambat Februari 2019.

"Sisi udara kita pastikan selesai sebelum Desember. Untuk sisi darat yang tanggungjawab BIJB semula kan bulan Mei. Tapi kami minta bulan Januari maksimal Februari," kata Budi di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (13/4).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta pembangunan bandara ini dipercepat. Kementerian Perhubungan menargetkam proyek ini rampung di 2019. Namun, Jokowi menginginkan bandara bisa selesai di 2018.

Pembangunannya dilakukan bersama-sama oleh Kemenhub dan PT BIJB. Kemenhub bertanggungjawab mengerjakan rapid taxi way, apron, apron lighting, dan pekerjaan elektronik. Sejauh ini, mereka sudah menyelesaikan 2500 meter runway dari 3000 meter yang akan dibuat. Kemenhub sudah menggelontorkan anggaran Rp 249 miliar demi membangun bandara internasional di Majalengka.

Hingga saat ini sejumlah warga masih menolak pembangunan bandara. Mereka keberatan lahan pertaniannya diambilalih untuk bandara.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik