Pemerintah Pusat Siapkan Infrastruktur Penunjang Pariwisata Banyuwangi

Salah satunya adalah kereta gantung menuju Kawah Ijen.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 06 Apr 2016 10:14 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Ilustrasi Kawan Ijen.

Ilustrasi Kawan Ijen.

KBR, Banyuwangi - Pemerintah pusat segera memulai pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata di kawasan taman nasional yang ada di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, lokasi yang dimaksud adalah Taman Nasional Alas Purwo, Taman Wisata Alam Gunung Ijen dan Taman Nasional Meru Betiri. Tim lintas kementerian tersebut terdiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kementerian Pariwisata. 

Kata Anas, pembangunan infrastuktur itu dilakukan karena konservasi alam juga harus memperhatikan aspek ekonomi warga sekitar. Potensi taman nasional untuk pariwisata cukup besar, sehingga perlu didukung dengan infrastruktur penunjangnya. 

Anas menambahkan, segitiga andalan pariwisata Banyuwangi berada di kawasan tersebut, yaitu Gunung Ijen, Pantai Pelengkung, dan Pantai Sukamade. Pengembangan infrastruktur itu harus tetap mengakomodasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah pusat sedang merancang untuk membangun kereta gantung dari bawah menuju ke Kawah Ijen, ini luar biasa,”kata Abdullah Azwar Anas (6/4/2016).

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangun Daerah (Bappeda) Banyuwangi Agus Siswanto menambahkan, peta jalan pembangunan infrastruktur pariwisata itu akan dibagi menjadi dua, yaitu pembangunan jangka pendek dan jangka panjang.

Pembangunan jangka pendek yang sifatnya bisa segera dilaksanakan pada tahun ini. Mulai dari akses air bersih dan toilet di Gunung Ijen. Sedangkan untuk pembangunan jalan dan infrastruktur penunjang lainnya masuk skema jangka panjang yang dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pekan ini, kata Agus, Pemkab Banyuwangi bersama Kementerian LHK, Kemenpar, dan Kementrian PU-Pera akan mengidentifikasi sekaligus menentukan pembangunan infrastruktur yang akan digarap. Dengan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata itu, kata Agus, potensi wisata bisa lebih tergarap.

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Omnibus Law untuk Siapa?

Kabar Baru Jam 13

Mengimajinasikan Ibu Kota Baru yang Cerdas dan Berkelanjutan (Bagian 2)