Perludem : Jangan Pilih Partai Pelanggar Masa Tenang

LSM Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk tidak memilih calon legislatif yang melanggar aturan kampanye di masa tenang.

BERITA

Senin, 07 Apr 2014 10:16 WIB

Author

Rumondang Nainnggolan

Perludem : Jangan Pilih Partai Pelanggar Masa Tenang

Penertiban alat peraga kampanye, masa tenang, Perludem

KBR68H, Jakarta - LSM Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengajak masyarakat untuk tidak memilih calon legislatif yang melanggar aturan kampanye di masa tenang. Wakil Ketua Perludem Veri Junaedi mengatakan, di masa tenang calon legislatif maupun partai politik dilarang untuk berkampanye, termasuk keharusan membersihkan alat peraga kampanye. (baca : Masuki Masa Tenang, Bawaslu Riau Persilahkan Masyarakat Copot Spanduk). Itu sebab, caleg ataupun partai politik yang tidak membersihkan alat peraga mereka tidak layak untuk dipilih.


"Soal sanksi masyarakat sajalah yang memberikan sanksi. Kalau sekarangkan tiga hari ini pemilih masih berpikir, tinggal dilihat apakah masih ada alat peraga kampanye, baliho besar, spanduk yang bersebaran yang mereka tidak sadar dengan sendirinya untuk menurunkan, itu jadi bagian kriteria. oh kalo begitu calon legislatif yang ini tidak layak untuk dipilih, tidak usah dipilih. Itu bisa jadi salah satu alternatif kriteria bagi pemilih," jelas Veri Junaedi dalam Program Sarapan Pagi KBR68H.


Masa tenang Pemilu dimulai sejak kemarin hingga Selasa besok. Namun meski masa tenang, masih banyak atribut kampanye caleg maupun partai politik di ruang-ruang publik di sejumlah daerah. Seperti di Surakarta dan Rembang, Jawa Tengah.


Editor : Sutami

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17