Pemilih Pilih Partai Bukti Pendidikan Politik Parpol Gagal

Partai politik dinilai gagal melakukan pendidikan politik terhadap masyarakat. Bahkan ini terjadi di kalangan menengah dan masyarakat luas.

BERITA

Rabu, 09 Apr 2014 14:32 WIB

Author

Nur Azizah

Pemilih Pilih Partai Bukti Pendidikan Politik Parpol Gagal

pemilu, parpol

KBR68H, Jakarta - Partai politik dinilai gagal melakukan pendidikan politik terhadap masyarakat. Bahkan ini terjadi di kalangan menengah dan masyarakat luas. 


Pengamat politik dari Universitas Gajah Mada Arie Sujito mengatakan, rendahnya pendidikan politik mengakibatkan masyarakat lebih memilih partai ketimbang nama calon anggota legislatif.


"Saya lihat rata-rata memang baik kelompok menengah maupun akar rumput itu tidak tahu mau mencoblos siapa. Kalau nyoblos partainya, iya, tapi kalau nyoblos siapanya agak kesulitan mereka. (Di komplek Anda juga terjadi semacam itu?) Ya. Mereka rata-rata begitu. Dan memang preferensi mereka lebih pada partai politik. Sehingga memang saya menilai hasrat untuk mendorong pemilihan terbanyak itu pada aktor ini kurang diikuti oleh edukasi politik. Tidak banyak informasi yang didapatkan pemilih itu untuk memilih kandidat berdasarkan orang, bukan partai," kata Arie, Rabu (09/04).


Hari ini 185 juta lebih warga Indonesia yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap diimbau memberikan suaranya dalam Pemilihan Legislatif (Pileg). Mereka memilih di 545.803 TPS yang tersebar di 33 provinsi. Dua belas partai peserta pemilu kali ini akan memperebutkan 196.099 kursi untuk 2471 dapil.


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Aji: Waspada Tapi Jangan Bunuh Ular

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12