Kampanye Bahaya Malaria Melalui Film Mary and Martha

KBR68H, Jakarta

BERITA

Rabu, 24 Apr 2013 17:21 WIB

Author

Doddy Rosadi

Kampanye Bahaya Malaria Melalui Film Mary and Martha

malaria, film, mary and martha

KBR68H, Jakarta – Indonesia Malaria Care Foundation (IMCF) berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan bahaya penyakit malaria dengan menyelenggarakan pemutaran perdana film HBO “Mary and Martha.” Acara tersebut digelar kemarin di Auditorium Erasmus Huis, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mary and Martha merupakan sebuah film berdurasi 90 menit dan disutradarai Phillip Noyce dan skenario ditulis Richard Curtis. Film ini membawa pesan khusus berkaitan dengan upaya pemberantasan malaria. Meski fiktif namun film ini terinspirasi oleh kisah nyata tentang bahata malaria dan dibintangi aktris peraih Oscar Hillary Swank dan nomine Oscar Brenda Belthyn. Keduanya berperan sebagai Mary dan Martha.

Direktur IMCF Kamisius Kami mengatakan, pemutaran perdana Mary and Martha ini terkait dengan Hari Malaria Sedunia yang jatuh pada 25 April. IMCF mengawali dengan beberapan kegiatan promosi di kawasan bundaran Hotel Indonesia. Di sana, sejumlah relawan akan menggelar spanduk dan membagikan brosur film Mary and Martha serta spanduk lain yang bertuliskan pesan dan juga ajakan bagi masyarakat Indonesia agar semakin peduli pada bahaya penyakit malaria.

Selain itu, para sukarelawan juga melakukan atraksi Sleep Out yang mengajak masyarakat agar mau menggunakan kulambu sebagai salah satu cara efektif untuk mencegah penularan penyakit malaria.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Keluarkan Biaya Sendiri untuk Visum

Tantangan Dalam Reintegrasi Eks-Napiter dan Orang Yang Terpapar Paham Radikalisme

Kabar Baru Jam 15