Wapres Harap Bandara Baru di Barito Utara Bisa Mendorong Perekonomian Kalteng

Bandara yang kental dengan ornamen lokal ini menghabiskan biaya sebesar Rp380 Miliar dan memakan waktu 5 tahun

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 30 Mar 2021 16:07 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Wapres Harap Bandara Baru di Barito Utara Bisa Mendorong Perekonomian Kalteng

Maruf Amin di Bnadara Halim Perdanakusuma

KBR, Jakarta - Wakil Presiden Maruf Amin meresmikan Bandara Haji Muhammad Sidik di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. 

Maruf mengatakan pembangunan bandara ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antardaerah sehingga produk-produk di wilayah Kalimantan bisa terdistribusi dengan baik, dan mendongkrak perekonomian.

"Saya berharap Bandara Haji Muhammad Sidik dapat dikelola dengan baik. Sehingga mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung pergerakan ekonomi, industri wisata seperti yang tadi diharapkan oleh Gubernur, serta pertambangan batu bara dan emas di Kalimantan Tengah, dan juga sawit," kata Maruf Amin dalam sambutannya saat meresmikan Bandara Haji Muhammad Sidik, Selasa (30/3/2021).

Wakil Presiden Maruf Amin menambahkan, pembangunan Bandara Haji Muhammad Sidik sejalan dengan adanya proyek lumbung pangan di Kalimantan Selatan. Ia yakin program prioritas nasional itu mampu berkembang dengan adanya bandara itu.

"Saya yakin melalui bandara ini, selain konektivitas terbangun, ekonomi akan naik. Dan juga seperti UKM ini juga akan diperkenalkan menjadi tidak hanya lokal, tetapi juga ke nasional," tambahnya.

Bandara yang kental dengan ornamen lokal ini menghabiskan biaya sebesar Rp380 miliar dan memakan waktu lima tahun pengerjaannya sejak 2015 hingga 2019. 

Bandara ini juga memiliki landas pacu (runaway) sepanjang 1.400 meter dan bisa didarati oleh pesawat ATR 72. Terminal bandara ini dapat menampung penumpang hingga 50.000 orang.

Ia meminta pengelola bandara dapat memaksimalkan fasilitas yang tersedia, sehingga mendukung pergerakan ekonomi, industri wisata, serta pertambangan batubara dan emas di Kalimantan Tengah.

"Kerja sama dengan maskapai-maskapai penerbangan di bandara juga harus mulai dijalin dengan baik. Demikian juga dengan layanan kargo, sehingga komoditas produk yang dihasilkan dari Kabupaten Barito Utara dapat didistribusikan ke berbagai wilayah," ucap dia.

Editor: Dwi Reinjani

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Jurus Investasi Reksadana Antitekor

Kiat Asyik Tegakkan Prokes saat Rayakan Hari Raya

Kabar Baru Jam 7

Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19 Klaster Idulfitri